Deskripsi pekerjaan Operator Teknisi Produksi PT. Bintang Kencana Anugrah
Posisi : Operator Teknisi Produksi
Penempatan : Malang
Status : Harian
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
1. Technical Support Area Produksi
• Memberikan support teknis kepada operator produksi selama proses produksi berlangsung.
• Memastikan mesin dan equipment produksi dalam kondisi siap digunakan sebelum proses dimulai.
• Melakukan pemeriksaan kondisi mesin/equipment secara rutin sebelum, selama, dan setelah produksi.
• Membantu operator menangani minor trouble atau gangguan ringan pada mesin sesuai kompetensi dan SOP.
• Melakukan adjustment sederhana pada equipment yang diperbolehkan oleh prosedur.
• Melaporkan kerusakan mesin yang membutuhkan penanganan Engineering/Maintenance.
2. Setup & Preparation Mesin
• Membantu proses setup, installation, adjustment, dan dismantling equipment produksi.
• Membantu melakukan setting mesin sesuai parameter yang telah ditentukan.
• Memastikan komponen mesin, tooling, dies, nozzle, conveyor, sensor, dan equipment pendukung terpasang dengan benar.
• Membantu proses change over ketika pergantian produk atau batch.
• Memastikan equipment siap digunakan sebelum proses produksi dimulai.
3. Troubleshooting Mesin
• Melakukan pemeriksaan awal ketika terjadi abnormality pada mesin.
• Mengidentifikasi penyebab gangguan sederhana seperti:
o sensor tidak membaca,
o mesin tidak running,
o conveyor bermasalah,
o nozzle/filling tidak bekerja optimal,
o temperatur/pressure tidak sesuai,
o mekanisme mesin macet,
o electrical minor problem.
• Melakukan tindakan perbaikan sederhana sesuai kewenangan.
• Melakukan eskalasi kepada Engineering/Maintenance jika masalah tidak dapat diselesaikan.
• Mendampingi Engineering/Maintenance saat melakukan perbaikan di area produksi.
4. Preventive Maintenance Support
• Membantu pelaksanaan preventive maintenance (PM) mesin dan equipment produksi.
• Melakukan cleaning, lubrication, tightening, inspection, dan pengecekan komponen sesuai SOP/maintenance checklist.
• Membantu melakukan pemeriksaan kondisi komponen mesin secara berkala.
• Mencatat hasil pemeriksaan dan aktivitas maintenance.
• Menginformasikan potensi kerusakan sebelum menyebabkan downtime produksi.
5. Support Equipment & Utility
• Memastikan equipment pendukung produksi berfungsi dengan baik.
• Melakukan pengecekan sederhana terhadap utility yang berhubungan dengan proses produksi, seperti:
o compressed air,
o water supply,
o vacuum,
o temperature,
o pressure,
o electrical supply,
o exhaust/ventilation,sesuai dengan area dan kewenangannya.
• Melaporkan abnormality utility kepada Engineering.
6. Support Kalibrasi & Instrument
• Membantu memastikan alat ukur/instrument yang digunakan produksi berada dalam kondisi baik.
• Melakukan pengecekan status kalibrasi alat sesuai jadwal.
• Memastikan alat yang sudah expired kalibrasi tidak digunakan.
• Membantu menyiapkan equipment/instrument ketika dilakukan kalibrasi oleh pihak terkait.
7. Dokumentasi Teknis
• Mengisi machine logbook, equipment checklist, maintenance checklist, dan dokumen teknis lainnya.
• Mencatat downtime, breakdown, troubleshooting, dan tindakan perbaikan.
• Membantu membuat laporan kondisi mesin/equipment.
• Mendokumentasikan penggunaan spare part atau komponen pengganti.
• Memastikan seluruh aktivitas teknis tercatat sesuai prosedur.
8. Support Produksi & Engineering
• Menjadi penghubung teknis antara Produksi dengan Engineering/Maintenance.
• Menerima laporan kendala mesin dari operator dan melakukan pemeriksaan awal.
• Membantu menentukan apakah masalah dapat ditangani secara internal atau harus dieskalasikan.
• Mendampingi proses troubleshooting yang dilakukan Engineering di area produksi.
• Memberikan feedback kepada Production Leader mengenai kondisi mesin.
9. GMP & Safety
• Memastikan pekerjaan teknis dilakukan sesuai SOP dan standar GMP/CPOB/CPKB yang berlaku.
• Menjaga agar aktivitas perbaikan tidak menyebabkan kontaminasi terhadap produk.
• Menggunakan APD sesuai risiko pekerjaan.
• Memastikan tools dan spare part yang dibawa ke area produksi terkontrol dan tidak tertinggal.
• Menjaga kebersihan area setelah melakukan pekerjaan teknis.
• Mengikuti prosedur LOTO (Lock Out Tag Out) apabila pekerjaan membutuhkan isolasi energi.

