Deskripsi pekerjaan Operator Produksi PT Dassa Cipta Daya
OPERATOR PRODUKSI
TUGAS & TANGGUNG JAWAB
1. Persiapan Produksi
- Mengecek bahan baku dan material → Memastikan bahan baku sesuai dengan standar kualitas dan jumlah yang dibutuhkan sebelum proses produksi dimulai.
- Menyiapkan peralatan dan mesin produksi → Memastikan mesin dalam kondisi baik dan siap digunakan (cek suhu, tekanan, dan kebersihan mesin).
- Mengikuti prosedur sanitasi → Melakukan pembersihan alat, area kerja, dan diri sendiri sesuai dengan standar GMP (Good Manufacturing Practices).
2. Proses Produksi
- Mengoperasikan mesin produksi → Menjalankan mesin sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure) untuk menghasilkan produk dengan spesifikasi yang ditentukan.
- Menimbang dan mencampur bahan baku → Memastikan takaran sesuai dengan formula yang telah ditetapkan untuk menjaga konsistensi produk.
- Mengontrol parameter produksi → Memantau suhu, tekanan, kecepatan mesin, dan waktu pencampuran agar sesuai dengan standar.
3. Pengendalian Kualitas (Quality Control)
- Melakukan pemeriksaan visual → Mengecek tekstur, warna, dan aroma produk untuk memastikan kesesuaian dengan standar.
- Mencatat hasil produksi → Merekam parameter produksi dan hasil inspeksi dalam laporan harian.
- Mengidentifikasi produk cacat → Memisahkan produk yang tidak memenuhi standar kualitas dan melaporkannya ke tim QC.
4. Pengemasan dan Labeling
- Mengisi produk ke dalam kemasan → Menggunakan mesin atau secara manual sesuai dengan kapasitas produksi.
- Memastikan berat dan volume sesuai → Menimbang produk sebelum dikemas untuk memastikan tidak ada kekurangan atau kelebihan.
- Melabeli produk dengan benar → Menempelkan label sesuai dengan aturan BPOM dan memastikan tidak ada kesalahan cetak atau informasi.
5. Pemeliharaan Mesin dan Kebersihan Area Kerja
- Melakukan perawatan mesin ringan → Membersihkan dan melumasi mesin setelah digunakan untuk menjaga performa optimal.
- Menjaga kebersihan area kerja → Membersihkan sisa bahan baku dan alat untuk menghindari kontaminasi silang.
- Melaporkan masalah teknis → Jika ada kerusakan pada mesin, segera melaporkan ke teknisi untuk perbaikan.
6. Keamanan dan Kepatuhan Regulasi
- Menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) → Seperti sarung tangan, masker, dan pakaian kerja sesuai dengan prosedur keselamatan.
- Mematuhi regulasi GMP dan BPOM → Memastikan semua tahapan produksi sesuai dengan standar industri kosmetik.
- Mengikuti pelatihan keselamatan kerja → Berpartisipasi dalam pelatihan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) untuk mengurangi risiko kecelakaan.
KUALIFIKASI KANDIDAT
A. Pendidikan & Pengalaman
- Minimal SMA/SMK – Jurusan Teknik Mesin, Teknik Kimia, Farmasi, atau sejenisnya lebih diutamakan.
- Pengalaman 1-2 tahun di industri manufaktur, khususnya di bidang kosmetik, farmasi, atau makanan lebih disukai.
- Fresh graduate dengan pemahaman dasar produksi tetap dipertimbangkan jika memiliki keterampilan yang relevan.
B. Kondisi Fisik & Kesehatan
- Sehat jasmani dan rohani – Tidak memiliki alergi terhadap bahan kimia atau kosmetik.
- Daya tahan fisik baik – Mampu bekerja dalam waktu yang lama dengan posisi berdiri dan mengangkat beban ringan hingga sedang (~10-15 kg).
- Tidak buta warna – Penting untuk memastikan kualitas warna produk sesuai dengan standar.
C. Pengetahuan Teknis
- Memahami dasar-dasar GMP (Good Manufacturing Practices) → Standar kebersihan dan produksi industri kosmetik.
- Memahami SOP (Standard Operating Procedure) dalam proses pencampuran, produksi, dan pengemasan kosmetik.
- Mengenal alat produksi kosmetik seperti mesin mixer, filling machine, sealing, dan labeling.
KOMPETENSI
A. Kompetensi Teknis (Technical Skills)
- Mengoperasikan mesin produksi → Memastikan mesin berfungsi optimal, mengatur parameter, dan melakukan troubleshooting sederhana.
- Menimbang dan mencampur bahan baku → Memahami takaran dan formulasi sesuai dengan standar produksi.
- Mengontrol kualitas produk → Memeriksa tekstur, warna, aroma, dan konsistensi produk sebelum dikemas.
- Memahami prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) → Menjaga kebersihan dan kerapihan area kerja.
- Menggunakan alat ukur (timbangan, termometer, pH meter, viskometer, dll.) → Untuk memastikan produk memenuhi spesifikasi.
B. Kompetensi Non-Teknis (Soft Skills)
- Ketelitian & Kedisiplinan → Memastikan tidak ada kesalahan dalam pencampuran bahan dan pengemasan.
- Kerjasama Tim → Mampu bekerja dalam tim untuk mencapai target produksi.
- Manajemen Waktu → Menyelesaikan tugas dalam batas waktu yang ditentukan tanpa mengorbankan kualitas.
- Tanggung Jawab & Kepatuhan → Selalu mengikuti SOP, regulasi BPOM, dan peraturan perusahaan.
- Kesadaran Keamanan (Safety Awareness) → Memahami dan menerapkan prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

