Deskripsi pekerjaan Operator Inhouse CV Aquazone Indonesia
- Tugas dan Tanggung Jawab :
- TUGAS HARIAN
1.Mengeringkan akuarium yang telah kosong selama 3 hari agar semua parasit, bakteri, jamur mati pada saat akuarium akan digunakan oleh ikan baru
2.Memberikan larutan desinfektan pada akuarium bekas ikan sakit sehingga penyakit ikan tidak akan menular ketika akuarium ditempati oleh ikan baru
3.Merendam busa dan seser bekas ikan sakit di alat pemanas untuk mencegah penularan penyakit pada ikan baru4.
4. Mengisi air di akuarium setelah akuarium dikeringkan selama 3 hari
5.Memberi tanda FISH IN pada akuarium yang telah siap digunakan. Pastikan akuarium telah dikeringkan selama 3 hari lalu diisi air selama 2-3 hari supaya tidak terjadi kontaminasi penyakit dan untuk mengurangi stress ikan
6.Menuliskan nomor aquarium dan jenis ikan yang baru masuk di form pengobatan lab untuk diberi obat jaga oleh petugas Laboratorium
7.Melakukan cek pada alat gelembung dan filter di pagi dan sore hari. Jangan sampai ada alat gelembung atau filter yang tidak bekerja sehingga menyebabkan akuarium kotor, ikan lemas dan mati.
8.Mengambil ikan mati (pagi dan sore hari), mencatat jumlah dan tanggal kematian di label akuarium secara akurat sebagai dasar klaim dan analisa data kematian ikan. Ikan yang mati harus dimasukkan ke dalam plastik dan disimpan ke freeze sebagai bentuk penerapan konsep Biosecurity
9.Memberikan pakan ikan (minimal 2 kali sehari) sesuai dengan petunjuk standar perawatan ikan. Ikan yang kurus akan diberi pakan sebanyak 3-4 kali sesuai dari arahan Karu dan Kabag Inhous
10.Melakukan penggantian air maksimal 50%. Penggantian air dilakukan setiap hari pada jenis ikan tertentu sedangkan yang lainnya dilakukan ketika warna air di akuarium berubah gelap, keruh, berbusa atau berkapur. Kualitas air yang buruk dapat membuat ikan sakit ataupun mati
11. Melakukan penggantian air lebih dari 1 kali/ hari sesuai arahan Karu untuk ikan yang kurang puasa
12. Membersihkan akuarium dan filter ketika dinding akuarium telah licin, berlumut dan kotor
13. Membersihkan bak penampungan lobster secara rutin 1 minggu sekali (khusus untuk operator Snail)
14. Membersihkan sisa makanan dan kotoran di dasar akuarium
15. Menggabungkan ikan sisa yang jumlahnya sedikit ke dalam akuarium yang sama lalu diobati ulang. Gabungkan ikan berdasar kesamaan ukuran dan penyedia eksternal. Menggabungkan ikan dengan penyedia eksternal yang berbeda harus seizin Karu atau Kabag Inhouse
16. Menyortir ikan lama tampung yang ukurannya sudah acak. Ikan akan dipisahkan berdasarkan ukurannya lalu diobati ulang sehingga ikan dapat segera dijual atau ditawarkan melalui data ikan oversize
17. Mencuci seser, pipa pembuangan, pipa sembunyi, bata (perlengkapan akuarium) yang telah kotor. Perlengakapan akuarium bekas ikan sakit harus disterilisasi dengan cara direndam ke dalam larutan desinfektan atau direndam di alat pemanas untuk mencegah penularan penyakit ikan
18. Menginformasikan pada Karu atau Kabag jika ada ikan yang terlihat sakit atau mati dalam jumlah tidak wajar dalam 1 hari.
19. Menuliskan nomor aquarium dan jenis ikan yang sakit dan diberi tanda HOLD oleh Karu, di form pengobatan lab untuk diberi obat oleh petugas Laboratorium
20. Menginput data kematian dan data pindah ikan secara akurat ke dalam program Inhouse
21. Menggantikan tugas operator lainnya ketika ada yang berhalangan hadir
22. Membantu tugas sesama operator sesuai dengan arahan Karu dan Kabag
23. Melakukan single pack (IDV). Segala hal yang berkaitan dengan single pack berada dibawah wewenang bagian Ekspor
24. Melaporkan kerusakan fasilitas maupun peralatan yang ada di area Inhouse
- TUGAS MINGGUAN
- 1. Melakukan pengobatan secara rutin (1 minggu sekali) untuk jenis ikan tertentu. Jadwal pengobatan ditentukan oleh Kabag
- 2. Melakukan pemberian vitamin untuk jenis ikan tertentu.
