Deskripsi pekerjaan Kepala Produksi Manufactur Kosmetik Delva Fashion
KEPALA PRODUKSI (MANUFAKTUR KOSMETIK)
Kualifikasi
- Pria/Wanita, usia maksimal 45 tahun.
- Pendidikan minimal S1 Farmasi dan wajib memiliki gelar Profesi Apoteker.
- Memiliki STRA (Surat Tanda Registrasi Apoteker) yang masih aktif.
- Memiliki Sertifikat Kompetensi Apoteker dan/atau sertifikasi yang relevan di bidang industri kosmetik.
- Memiliki pengalaman minimal 5 tahun di industri manufaktur kosmetik, skincare, personal care, farmasi, atau FMCG.
- Memiliki pengalaman minimal 3 tahun pada posisi Supervisor Produksi, Manager Produksi, atau Kepala Produksi.
- Memahami dan berpengalaman menerapkan CPKB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik).
- Memahami proses produksi kosmetik mulai dari penimbangan bahan baku, mixing, filling, packing hingga produk jadi.
- Memiliki pengalaman menghadapi audit internal maupun eksternal (BPOM, Halal, ISO, dan audit pelanggan).
- Mampu memimpin tim produksi dalam jumlah besar serta melakukan pengembangan SDM.
- Memiliki kemampuan analisa, problem solving, leadership, dan pengambilan keputusan yang baik.
- Bersedia ditempatkan di Mojokerto, Jawa Timur.
Deskripsi Pekerjaan
- Memimpin, mengarahkan, dan mengawasi seluruh aktivitas produksi kosmetik agar berjalan sesuai target kualitas, kuantitas, biaya, dan waktu.
- Menyusun rencana produksi berdasarkan forecast penjualan dan permintaan pelanggan.
- Memastikan seluruh proses produksi dilaksanakan sesuai standar CPKB, SOP, dan regulasi BPOM yang berlaku.
- Mengontrol penggunaan bahan baku, bahan kemas, tenaga kerja, dan utilitas untuk mencapai efisiensi produksi.
- Memastikan pencapaian target output produksi harian, mingguan, dan bulanan.
- Melakukan monitoring terhadap kualitas produk selama proses produksi berlangsung.
- Berkoordinasi dengan departemen Quality Assurance, Quality Control, Warehouse, Engineering, dan R&D untuk kelancaran operasional.
- Mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan produksi serta melakukan tindakan perbaikan berkelanjutan.
- Melakukan evaluasi kinerja mesin, proses, dan tenaga kerja guna meningkatkan produktivitas.
- Mengembangkan dan membina kompetensi tim produksi melalui pelatihan dan coaching.
- Menyusun laporan produksi, analisa pencapaian target, efisiensi, dan produktivitas kepada manajemen.
- Memastikan kesiapan tim dan fasilitas produksi dalam menghadapi audit BPOM, Halal, ISO, maupun audit pelanggan.
- Menjaga penerapan standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), 5R, serta budaya disiplin di area produksi.

