Deskripsi pekerjaan Junior Programmer Intern PT Anagata Sisedu Nusantara
LINGKUP KERJA
Junior Programmer Intern memiliki tanggung jawab sebagai berikut:
1. Bertanggung jawab merancang dan mengembangkan platform program yang mencakup landing page informasi program, sistem registrasi dan verifikasi peserta, serta pengelolaan data peserta kegiatan.
2. Bertanggung jawab mengembangkan dan mengelola sistem Learning Management System (LMS) untuk kegiatan bootcamp yang meliputi manajemen materi pembelajaran, tugas peserta, progress pembelajaran, serta pengaturan akses pengguna berdasarkan peran (admin, mentor, peserta, dan juri).
3. Bertanggung jawab mengembangkan sistem hackathon workspace dan portal penjurian yang meliputi mekanisme submission karya peserta, sistem penilaian juri berbasis rubrik, rekapitulasi nilai otomatis, serta sistem pembuatan sertifikat dan laporan hasil kegiatan.
PERSYARATAN UMUM
1. Memiliki kemampuan komunikasi dan koordinasi yang baik dalam bekerja dengan tim teknis maupun non-teknis.
2. Memiliki sikap profesional, disiplin, serta mampu bekerja dengan target dan tenggat waktu yang jelas.
3. Memiliki kemampuan manajemen proyek yang baik serta mampu bekerja dalam sistem kerja berbasis proyek.
4. Memiliki kemampuan analitis dan problem solving yang baik dalam pengembangan dan pengelolaan sistem digital.
PERSYARATAN KHUSUS
1. Sedang menempuh pendidikan minimal semester 7 atau 8 di tingkat perguruan tinggi dengan jurusan Teknik Informatika.
2. Fresh Graduate dipersilakan melamar.
3. Memiliki pengalaman minimal 1 tahun dalam pengembangan web application, platform digital, LMS, atau sistem berbasis event/program akan menjadi nilai tambah.
4. Memahami konsep Software Development Life Cycle (SDLC) serta metode pengembangan berbasis Agile atau Scrum.
5. Memahami implementasi Role Based Access Control (RBAC), pengelolaan API, serta sistem file upload dan penyimpanan data pada platform web.
6. Memiliki kemampuan dasar dalam deployment sistem, termasuk pengelolaan domain, SSL, server web seperti Nginx, serta sistem backup dan monitoring server.
7. Mampu menyusun requirement sistem seperti Product Requirement Document (PRD) atau Software Requirement Specification (SRS) serta melakukan koordinasi dengan tim pengembang, QA, dan stakeholder program.

