Deskripsi pekerjaan Human Resources (HR) Coordinator Skin Dewi
Tanggung Jawab Utama :
1. Memastikan kebutuhan tenaga kerja setiap departemen terpenuhi sesuai manpower planning dan target waktu dan budget yang ditetapkan perusahaan.
A. Mengelola proses rekrutmen secara end-to-end mulai dari sourcing, screening, interview, offering hingga onboarding.
B. Memastikan kandidat yang direkrut memenuhi kompetensi, budaya kerja, dan kebutuhan organisasi.
C. Memverifikasi seluruh dokumen kandidat sebelum proses hiring dilakukan.
D. Mengendalikan database kandidat dan talent pool untuk mendukung kebutuhan rekrutmen jangka panjang.
2. MENGELOLA PERSONEL ADMINISTRASI UNTUK KELANCARAN OPERATIONAL
A. Memastikan proses onboarding berjalan sesuai prosedur sehingga karyawan baru dapat bekerja secara efektif sejak hari pertama.
B. Memastikan seluruh dokumen karyawan baru maupun karyawan keluar tersedia, valid, dan tersimpan sesuai ketentuan perusahaan.
C. Memastikan seluruh aset perusahaan dikembalikan dan proses clearance selesai sebelum karyawan dinyatakan keluar.
D. Memastikan seluruh dokumen personalia, kontrak kerja, promosi, mutasi, dan perubahan data karyawan dibuat secara akurat dan diterbitkan tepat waktu.
E. Mengendalikan masa berlaku kontrak kerja untuk menghindari keterlambatan perpanjangan atau pelanggaran ketentuan ketenagakerjaan.
F. Memastikan seluruh data karyawan tersimpan secara lengkap, akurat, dan mudah ditelusuri.
G. Memastikan data kehadiran, izin, sakit, cuti, dan lembur tercatat secara akurat sebagai dasar payroll dan evaluasi kinerja.
H. Memverifikasi seluruh pengajuan absensi sesuai kebijakan perusahaan.
I. Mengendalikan ketepatan data absensi guna meminimalkan kesalahan pembayaran gaji dan benefit.
J. Memastikan seluruh dokumen disimpan di factory share gdrive
3. MENJALANKAN HUBUNGAN ANTARA KARYAWAN DAN PERUSAHAAN UNTUK KELANCARAN OPERATIONAL PERUSAHAAN
A. Memastikan perusahaan menjalankan seluruh aktivitas ketenagakerjaan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
B. Memastikan karyawan memahami dan mematuhi Peraturan Perusahaan serta kebijakan internal.
C. Mengidentifikasi dan memitigasi risiko ketenagakerjaan yang dapat berdampak pada operasional perusahaan.
D. Mengawasi penerapan disiplin kerja secara konsisten dan adil di seluruh departemen.
E. Memberikan rekomendasi tindakan korektif atas pelanggaran yang terjadi.
F. Memastikan setiap kasus kedisiplinan ditangani sesuai prosedur dan terdokumentasi dengan baik.
G. Mengelola proses investigasi pelanggaran karyawan secara objektif dan sesuai regulasi.
H. Memastikan penerbitan Surat Peringatan (SP) dilakukan secara tepat dan terdokumentasi.
I. Memastikan proses terminasi hubungan kerja dilaksanakan sesuai peraturan ketenagakerjaan guna meminimalkan risiko hukum bagi perusahaan.
4. EMPLOYEE RELATION DAN CULTURE BUILDING
A. Mengembangkan dan menjaga budaya kerja yang mendukung produktivitas, kolaborasi, dan nilai perusahaan.
B. Memastikan terciptanya hubungan kerja yang harmonis antara manajemen dan karyawan.
C. Mengelola program employee engagement untuk meningkatkan motivasi, loyalitas, dan retensi karyawan.
D. Mengidentifikasi permasalahan yang berpotensi menurunkan produktivitas atau meningkatkan turnover karyawan.
5. MENGELOLA PAYROLL, BPJS, BENEFIT UNTUK KELANCARAN PERUSAHAAN
A. Memastikan proses payroll dilakukan tepat waktu, akurat, dan sesuai ketentuan perusahaan.
B. Memverifikasi seluruh komponen payroll termasuk absensi, lembur, tunjangan, potongan, dan insentif sebelum pembayaran dilakukan.
C. Mengendalikan kerahasiaan data penggajian perusahaan.
D. Memastikan seluruh karyawan terdaftar dalam program BPJS sesuai ketentuan yang berlaku.
E. Memastikan pelaporan dan pembayaran BPJS dilakukan tepat waktu dan akurat.
F. Mengelola administrasi BPJS serta membantu penyelesaian kendala yang dihadapi karyawan.
G.Memastikan pemberian THR, bonus, dan benefit lainnya dilakukan sesuai kebijakan perusahaan dan ketentuan yang berlaku.
H. Mengelola administrasi benefit karyawan secara akurat dan terdokumentasi.
I. Mengevaluasi efektivitas program benefit dalam mendukung kesejahteraan dan retensi karyawan.
6. TRAINING
A. Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan berdasarkan kebutuhan organisasi dan kompetensi karyawan, contohnya Communication skill, Leadership skill (Soft skill)
B. Menyusun dan mengendalikan pelaksanaan program training tahunan perusahaan.
C. Memastikan pelatihan terlaksana sesuai jadwal, tujuan, dan anggaran yang ditetapkan.
D. Mengevaluasi efektivitas pelatihan dan memastikan adanya peningkatan kompetensi karyawan setelah program berjalan.
E. Memastikan seluruh dokumentasi training tersimpan lengkap sebagai bukti pelaksanaan dan audit.
F. Menyusun KPI setiap Posisi dan Departemen.

