Deskripsi pekerjaan Fisioterapis Physio Medical Clinic
1. Asesmen Pasien
Melakukan anamnesis dan pengumpulan informasi terkait kondisi pasien.
Melakukan pemeriksaan fisioterapi sesuai indikasi dan kewenangan profesi.
Mengidentifikasi keluhan, gangguan fungsi gerak, keterbatasan aktivitas, serta faktor yang memengaruhi kondisi pasien.
Menentukan prioritas masalah fisioterapi berdasarkan hasil pemeriksaan.
Mendokumentasikan hasil asesmen secara lengkap dan akurat pada sistem rekam medis.
2. Perencanaan Terapi
Menyusun tujuan terapi berdasarkan kondisi dan kebutuhan pasien.
Menentukan program/intervensi fisioterapi yang sesuai.
Menjelaskan rencana terapi kepada pasien secara mudah dipahami.
Menyesuaikan program terapi berdasarkan perkembangan dan respons pasien.
3. Pelaksanaan Tindakan Fisioterapi
Melaksanakan intervensi fisioterapi sesuai hasil asesmen dan program terapi.
Memberikan therapeutic exercise, manual therapy, electrotherapy, dan modalitas lain sesuai indikasi, kompetensi, serta SOP klinik.
Memberikan edukasi dan latihan mandiri kepada pasien.
Memastikan keamanan dan kenyamanan pasien selama tindakan.
Melakukan monitoring terhadap respons pasien selama dan setelah terapi.
Menghentikan atau memodifikasi tindakan apabila terdapat kontraindikasi atau kondisi yang berisiko bagi pasien.
4. Monitoring dan Evaluasi
Mengevaluasi perkembangan kondisi pasien secara berkala.
Membandingkan hasil evaluasi dengan target terapi yang telah ditetapkan.
Melakukan modifikasi program terapi apabila diperlukan.
Memberikan rekomendasi tindak lanjut berdasarkan hasil evaluasi.
Mendokumentasikan perkembangan pasien secara konsisten.
5. Patient Care & Service
Memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan berorientasi pada pasien.
Membangun komunikasi dan hubungan terapeutik yang baik dengan pasien.
Menjelaskan prosedur terapi, manfaat, risiko, serta hal-hal yang perlu diperhatikan pasien.
Menanggapi pertanyaan dan keluhan pasien secara profesional.
Menjaga privasi, kerahasiaan data, dan informasi medis pasien.
Memberikan pengalaman pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan klinik.
6. Dokumentasi dan Administrasi
Melengkapi rekam medis pasien setelah pelayanan.
Memastikan seluruh tindakan dan perkembangan pasien terdokumentasi dengan benar.
Menginput data pelayanan sesuai sistem yang digunakan klinik.
Membuat laporan atau dokumentasi pelayanan apabila diperlukan.
Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen dan informasi pasien.
7. Kepatuhan terhadap SOP dan Standar Profesi
Mematuhi seluruh SOP, peraturan, dan kebijakan klinik.
Melaksanakan pelayanan sesuai standar profesi fisioterapi.
Menjaga keselamatan pasien dalam setiap tindakan.
Menggunakan alat dan fasilitas klinik sesuai prosedur.
Menjaga kebersihan, kerapihan, dan kesiapan area treatment.
Melaporkan kerusakan alat atau fasilitas kepada atasan.
8. Kerja Sama Tim
Berkoordinasi dengan dokter, perawat, admin, dan tenaga kesehatan lainnya.
Memberikan informasi yang diperlukan terkait perkembangan pasien kepada tim terkait.
Berpartisipasi dalam meeting dan evaluasi internal klinik.
Mendukung terciptanya lingkungan kerja yang profesional dan kolaboratif.
Membantu rekan kerja dalam batas kewenangan dan kebutuhan operasional klinik.
9. Pengembangan Kompetensi
Mengikuti training, seminar, workshop, atau kegiatan pengembangan kompetensi yang ditetapkan klinik.
Memperbarui pengetahuan dan keterampilan fisioterapi secara berkala.
Menerapkan evidence-based practice dalam pelayanan sesuai kompetensi.
Bersedia mengikuti evaluasi kompetensi dan performance review.
10. Tugas Operasional Klinik
Hadir dan bekerja sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Menjaga ketepatan waktu pelayanan pasien.
Memastikan ruang dan peralatan treatment siap digunakan.
Menggunakan alat fisioterapi secara tepat dan bertanggung jawab.
Membantu menjaga standar 5R/5S di area kerja.
Melaksanakan tugas lain yang relevan sesuai arahan atasan dan kebutuhan operasional klinik.

