Deskripsi pekerjaan ERP Implementation (Business Analyst) PT Dikstra Cipta Solusi
Tanggung Jawab Utama:
- Requirement Gathering & Gap Analysis: Berkomunikasi langsung dengan klien untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mendokumentasikan kebutuhan bisnis mereka, serta mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara proses bisnis klien saat ini dengan kapabilitas bawaan sistem ERP.
- Business Process Mapping: Merancang dan memetakan alur kerja klien yang kompleks menggunakan standar diagram (seperti BPMN) sebelum diimplementasikan ke dalam sistem.
- Hands-on System Configuration: Melakukan pengaturan dan kustomisasi fungsional pada platform ERP melalui antarmuka pengguna (UI)—seperti pembuatan custom fields, pengaturan role permissions, penyesuaian layout dokumen, dan perancangan alur persetujuan (approval workflows)—tanpa melibatkan modifikasi source code.
- Client Implementation & Advisory: Mengawal proses implementasi ERP secara menyeluruh (end-to-end) di sisi klien, memastikan sistem berjalan sesuai dengan ruang lingkup proyek, dan memberikan saran praktik terbaik (best practices) terkait alur kerja operasional.
- Cross-Functional Collaboration: Bekerja sama erat dengan Product Manager, desainer UI/UX, dan tim pengembang (Developer) untuk menerjemahkan kebutuhan klien yang memerlukan kustomisasi teknis tingkat lanjut ke dalam User Stories atau Product Requirements Document (PRD) yang terstruktur.
- UAT & Pelatihan Klien: Memimpin sesi User Acceptance Testing (UAT) bersama klien, menyusun panduan pengguna (user manual), dan memberikan pelatihan langsung agar klien siap menggunakan sistem secara mandiri.
Kualifikasi :
- Memiliki pengalaman kerja 2-3 tahun sebagai Business Analyst, ERP Implementer, atau Functional Consultant, lebih disukai di lingkungan B2B, IT consulting, atau software house.
- Memiliki pengalaman praktis dalam mengimplementasikan sistem ERP. Pengalaman menggunakan ERPNext / ekosistem Frappe akan menjadi nilai tambah yang sangat besar (kandidat dengan pengalaman di platform ERP lain seperti Odoo, SAP, atau Microsoft Dynamics sangat didorong untuk melamar).
- Mahir dalam menganalisis dan memetakan proses bisnis operasional (misalnya alur procurement, manajemen inventaris, keuangan, atau persetujuan kredit/dokumen).
- Terbiasa membuat diagram proses bisnis yang terstandarisasi (seperti BPMN, UML, atau flowchart fungsional).
- Fasih dan terbiasa memanfaatkan tools berbasis AI (Artificial Intelligence) untuk membantu proses problem-solving, mempercepat riset solusi konfigurasi, hingga menyusun draf dokumentasi bisnis secara efektif dan efisien.
- Memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep database relasional dasar dan bagaimana data saling terhubung di dalam sebuah sistem bisnis (tidak wajib menguasai bahasa pemrograman/coding).
- Memiliki kemampuan komunikasi interpersonal dan presentasi yang sangat baik untuk mengelola ekspektasi klien serta memimpin sesi meeting atau workshop.
- Memiliki kemampuan problem-solving yang tajam, mampu menerjemahkan bahasa bisnis klien yang abstrak menjadi solusi konfigurasi sistem yang logis.

