Deskripsi pekerjaan Engineering Department Head - Karoseri BOSOWA CORPORINDO
Tanggung Jawab Utama
Merencanakan, mengoordinasikan, dan mengendalikan seluruh aktivitas engineering (desain dan rekayasa bodi kendaraan), quality control (pengendalian mutu produk karoseri), serta production planning and inventory control (perencanaan dan pengendalian produksi & persediaan material) secara terintegrasi, guna memastikan produk karoseri (bus, truk, kendaraan khusus) dihasilkan sesuai spesifikasi teknis, standar keselamatan dan regulasi (SNI, Uji Tipe Kendaraan/UTK), tepat waktu, dan efisien dari sisi biaya.
Pendidikan
• Minimal S1 Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Otomotif, atau bidang teknik lain yang relevan.
Pengalaman Kerja
• Minimal 7–10 tahun pengalaman di industri manufaktur/otomotif/karoseri, dengan minimal 3 tahun pada posisi manajerial di bidang engineering, QC, atau PPIC.
• Memiliki pengalaman langsung dalam proses fabrikasi bodi kendaraan (chassis, pengelasan, pengecatan, perakitan) menjadi nilai tambah.
Kompetensi Teknis
• Memahami prinsip desain dan kalkulasi struktur kendaraan (structural analysis) serta regulasi kelaikan jalan (SNI, UTK).
• Menguasai software desain teknik (AutoCAD/SolidWorks/Inventor)
• Memahami metode quality control (root cause analysis, 8D/CAPA, statistical process control) dan sistem manajemen mutu (ISO 9001).
• Memahami prinsip PPIC (MRP, forecasting, capacity planning, inventory management) dan idealnya familiar dengan sistem ERP.
• Memahami proses produksi karoseri secara menyeluruh: fabrikasi rangka, pengelasan, pengecatan, perakitan interior/eksterior, dan finishing.
• Nilai tambah : Sertifikat Welder Inspector, pernah handle proyek EV bus / Fuel Truck Tambang dan/atau Sertifikat CQI, pengalaman handle audit customer BUMN/tambang dan/atau Punya sertifikat CPIM / Lean Manufacturing
Kompetensi Non-Teknis (Soft Skills)
• Kepemimpinan (leadership) dan kemampuan mengelola tim lintas fungsi.
• Kemampuan analisis dan pengambilan keputusan berbasis data.
• Komunikasi dan negosiasi yang baik, termasuk dengan pelanggan dan instansi regulator.
• Orientasi pada mutu, ketelitian, dan kedisiplinan terhadap standar kerja.
• Kemampuan manajemen waktu dan pengelolaan prioritas di bawah tekanan target produksi.

