Deskripsi pekerjaan Engineering Attendant Putera Mataram Indah Wisata
Pekerjaan sebagai Engineering Attendant (sering juga disebut Technician, Teknisi, atau Engineering Staff) adalah tulang punggung infrastruktur sebuah hotel. Jika departemen lain berfokus pada estetika dan pelayanan langsung, departemen Engineering bekerja di belakang layar untuk memastikan "jantung dan organ" bangunan hotel berfungsi dengan sempurna. Tanpa teknisi yang andal, fasilitas mewah dan pelayanan prima tidak akan bisa beroperasi. Berikut adalah rincian tugas pokok dan tanggung jawab dari seorang Engineering Attendant: 1. Pemeliharaan Preventif (Preventive Maintenance) Ini adalah fungsi paling strategis dari departemen teknik untuk mencegah kerusakan alat sebelum terjadi. Pengecekan Berkala: Melakukan inspeksi rutin terhadap mesin-mesin vital hotel seperti chiller (pendingin ruangan sentral), boiler (pemanas air), genset, dan pompa air. Perawatan Terjadwal: Membersihkan filter AC di kamar-kamar tamu secara berkala, melumasi mesin, dan mengganti suku cadang yang sudah aus berdasarkan jadwal pemeliharaan standar. 2. Perbaikan Korektif (Corrective Maintenance & Troubleshooting) Teknisi adalah "dokter" yang dipanggil saat ada kerusakan fasilitas, baik yang dilaporkan oleh tamu maupun oleh departemen lain. Merespons Work Order: Menangani permintaan perbaikan (maintenance request) dari Housekeeping atau Front Office dengan cepat, seperti memperbaiki keran bocor, toilet mampet, atau lampu kamar yang mati. Analisis Kerusakan: Mendiagnosis penyebab kerusakan pada sistem mekanikal, elektrikal, atau plumbing (saluran air) dan segera melakukan perbaikan teknis agar fasilitas bisa kembali digunakan. 3. Pengelolaan Utilitas dan Energi Engineering Attendant juga bertugas memantau efisiensi penggunaan energi hotel untuk menjaga biaya operasional gedung. Pemantauan Meteran: Mencatat penggunaan listrik, air bersih, dan bahan bakar (gas/solar) secara rutin setiap hari. Tindakan Efisiensi: Mengidentifikasi kebocoran energi (misalnya lampu yang dibiarkan menyala di area tak terpakai atau kebocoran kecil pada instalasi pipa air) dan melakukan perbaikan sesegera mungkin. 4. Sistem Keamanan dan Keselamatan (Safety & Fire Life Safety) Teknisi bertanggung jawab atas operasional sistem keselamatan jiwa di seluruh area bangunan, yang merupakan prioritas mutlak sebuah hotel. Inspeksi Sistem Kebakaran: Memastikan alarm kebakaran (fire alarm), detektor asap (smoke detector), sprinkler, dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) berfungsi dengan baik dan tidak kedaluwarsa. Fasilitas Darurat: Mengecek kesiapan jalur evakuasi darurat, lampu darurat (emergency lamp), dan memastikan genset dapat menyala otomatis dalam hitungan detik saat suplai listrik utama terputus. 5. Pemeliharaan Sipil dan Estetika Bangunan Selain urusan kelistrikan dan permesinan, tim teknik juga merawat fisik bangunan agar selalu tampak prima dan terawat. Carpentry & Painting: Melakukan perbaikan ringan pada furnitur kayu yang rusak, mengecat ulang dinding yang kusam atau mengelupas, serta memperbaiki engsel pintu kamar yang aus atau berbunyi. Masonry: Melakukan perbaikan pada keramik lantai yang retak, plafon yang bocor, atau pengeleman ulang pada area yang rentan rembes. Keterampilan Utama yang Dibutuhkan Keahlian Teknis (MEP): Pemahaman teknis yang kuat mencakup bidang Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (perpipaan). Kecepatan Respons (Sense of Urgency): Mampu bekerja dengan cekatan di bawah tekanan, terutama ketika terjadi kerusakan fasilitas di kamar yang sedang dihuni tamu atau saat menghadapi keadaan darurat operasional. Keselamatan Kerja (K3): Kesadaran yang tinggi terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja, termasuk kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) saat menangani tegangan listrik atau bekerja di ketinggian. Pemecahan Masalah (Problem Solving): Kemampuan analitis untuk melacak akar masalah dari sebuah kerusakan mesin yang kompleks dan merumuskan solusi praktis yang permanen.
