Deskripsi pekerjaan Engineer PT. Geoteknik Utama Konstruksi
KUALIFIKASI
- Pendidikan minimal S1 Teknik Sipil, Teknik Geologi, Teknik Geodesi, atau jurusan teknik lain yang relevan.
- Memiliki pengalaman minimal 3 tahun di bidang konstruksi, geoteknik, infrastruktur, atau pekerjaan stabilisasi lereng sebagai Site Engineer, Project Engineer, Engineer, Surveyor, atau posisi terkait.
- Memahami dasar-dasar pekerjaan geoteknik dan konstruksi, khususnya pekerjaan stabilisasi lereng (slope stabilization), seperti soil nailing, rock bolt, shotcrete, wiremesh, geomat, geotekstil, cocomesh, hydroseeding, dan pekerjaan revegetasi.
- Memahami tahapan pelaksanaan pekerjaan, metode kerja, spesifikasi teknis, serta pengendalian mutu pekerjaan di lapangan.
- Mampu membaca dan memahami gambar kerja, shop drawing, spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, serta dokumen proyek lainnya.
- Mampu melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan gambar kerja, spesifikasi, metode pelaksanaan, jadwal, dan standar mutu yang telah ditetapkan.
- Memiliki kemampuan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan owner, konsultan, main contractor, tim pelaksana, vendor, serta pihak terkait lainnya.
- Mampu menjadi penghubung antara pihak proyek/owner dengan perusahaan dalam pelaksanaan, koordinasi, pelaporan, dan penyelesaian pekerjaan.
- Memahami administrasi proyek, termasuk pencatatan progres pekerjaan, dokumentasi lapangan, joint survey, berita acara, pemeriksaan pekerjaan, serah terima pekerjaan, dan dokumen pendukung lainnya.
- Mampu menyusun laporan harian, mingguan, dan bulanan serta menyampaikan informasi perkembangan proyek kepada Site Manager atau Project Manager.
- Memahami dasar pengukuran dan mampu menggunakan alat ukur lapangan seperti Total Station, Theodolite, Automatic Level/Waterpass, dan alat ukur lainnya menjadi nilai tambah.
- Memiliki sertifikat kompetensi atau sertifikasi terkait bidang konstruksi, geoteknik, atau survey menjadi nilai tambah.
- Memahami dan mampu menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan proyek.
- Memiliki kemampuan analisis, problem solving, komunikasi, dan koordinasi yang baik.
- Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim serta memiliki kemampuan mengelola pekerjaan di lapangan.
- Usia maksimal 35 tahun.
- Bersedia ditempatkan di lokasi proyek sesuai kebutuhan perusahaan.
- Dapat bergabung segera.
📍 JOB DESK / TANGGUNG JAWAB PEKERJAAN
- Pengawasan dan Pengendalian Pekerjaan Lapangan
- Melakukan pengecekan kondisi awal dan memahami ruang lingkup pekerjaan sebelum pelaksanaan proyek.
- Mengawasi pelaksanaan pekerjaan geoteknik, konstruksi, dan stabilisasi lereng sesuai dengan gambar kerja, spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, serta standar mutu yang telah ditetapkan.
- Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan seperti soil nailing, rock bolt, shotcrete, wiremesh, geomat, geotekstil, cocomesh, hydroseeding, revegetasi, dan pekerjaan terkait lainnya sesuai dengan kebutuhan proyek.
- Memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai tahapan, metode, dimensi, elevasi, posisi, dan spesifikasi teknis yang telah disetujui.
- Melakukan pengecekan terhadap kesiapan area kerja, material, tenaga kerja, peralatan, dan metode pelaksanaan sebelum pekerjaan dimulai.
- Mengidentifikasi kendala atau ketidaksesuaian di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan tindak lanjut atau solusi yang diperlukan.
- Memantau kualitas, progres, dan kesesuaian pelaksanaan pekerjaan terhadap target proyek.
2. Koordinasi Pihak Terkait
- Menjadi perwakilan dan penghubung perusahaan di lokasi proyek dalam pelaksanaan koordinasi teknis maupun administrasi.
- Berkoordinasi dengan konsultan, main contractor, supervisor, dan pihak terkait lainnya mengenai pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
- Menghadiri rapat koordinasi, toolbox meeting, site meeting, dan kegiatan proyek lainnya sesuai kebutuhan
- Menyampaikan informasi, arahan, kendala, perubahan pekerjaan, serta perkembangan proyek kepada Site Manager, Project Manager, dan manajemen perusahaan.
- Menindaklanjuti hasil rapat, instruksi lapangan, maupun permintaan dari owner atau konsultan bersama tim internal perusahaan.
- Menjaga komunikasi dan hubungan kerja yang baik dengan seluruh pihak terkait di lokasi proyek.
3. Pengendalian Progres dan Dokumentasi Pekerjaan
- Memantau dan mencatat progres pekerjaan harian, mingguan, dan bulanan.
- Melakukan pengecekan kesesuaian volume pekerjaan di lapangan dengan gambar kerja, kontrak, maupun dokumen proyek.
- Menyusun laporan progres pekerjaan secara berkala sesuai format perusahaan dan kebutuhan proyek.
- Melakukan dokumentasi pekerjaan sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan, termasuk foto, video, data lapangan, serta catatan pekerjaan.
- Memastikan seluruh data progres dan dokumentasi pekerjaan tersusun dengan baik dan mudah ditelusuri.
- Membantu pemantauan target waktu pelaksanaan serta mengidentifikasi potensi keterlambatan pekerjaan.
4. Pemeriksaan Pekerjaan dan Quality Control
- Melakukan pengecekan kualitas material yang digunakan agar sesuai dengan spesifikasi dan dokumen teknis proyek.
- Memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan metode kerja, standar mutu, dan persyaratan teknis yang berlaku.
- Melakukan pemeriksaan pekerjaan bersama tim pelaksana, QC, owner, konsultan, atau pihak terkait.
- Memastikan setiap tahapan pekerjaan telah diperiksa dan disetujui sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya.
- Mengidentifikasi pekerjaan yang tidak sesuai serta mengoordinasikan perbaikan atau tindakan korektif.
- Membantu pelaksanaan inspeksi, testing, joint inspection, dan pemeriksaan pekerjaan sesuai kebutuhan proyek.
5. Administrasi Proyek dan Serah Terima Pekerjaan
- Menyiapkan dan membantu penyusunan dokumen administrasi proyek yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan.
- Membantu pelaksanaan joint survey, joint measurement, dan verifikasi volume pekerjaan bersama pihak owner, konsultan, atau main contractor.
- Menyiapkan data dan dokumen pendukung untuk pengajuan pemeriksaan pekerjaan, progres, maupun pembayaran.
- Membantu penyusunan berita acara, antara lain berita acara pemeriksaan pekerjaan, berita acara pengukuran, berita acara progres, berita acara pekerjaan tambah/kurang, serta dokumen serah terima pekerjaan.
- Memastikan dokumen pekerjaan dan administrasi proyek telah lengkap, sesuai kondisi aktual di lapangan, serta terdokumentasi dengan baik.
- Membantu penyusunan as-built drawing dan pengumpulan data aktual pelaksanaan pekerjaan.
- Mendukung proses serah terima pekerjaan kepada owner atau pihak terkait.
6. Pengukuran dan Pengecekan Lapangan
- Melakukan atau mengoordinasikan pengukuran awal area pekerjaan sesuai kebutuhan proyek.
- Melakukan pengecekan posisi, elevasi, dimensi, batas area, dan kesesuaian pekerjaan terhadap gambar kerja.
- Mendukung pelaksanaan setting out, marking, staking out, dan pengukuran pekerjaan apabila diperlukan.
- Melakukan koordinasi dengan surveyor atau tim terkait untuk memastikan hasil pengukuran sesuai dengan kondisi lapangan dan dokumen proyek.
- Membantu pelaksanaan joint survey bersama owner, konsultan, atau pihak terkait.
7. K3 dan Kepatuhan Proyek
- Memastikan pelaksanaan pekerjaan memperhatikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), SOP perusahaan, serta ketentuan proyek.
- Memastikan area kerja, tenaga kerja, peralatan, dan metode pelaksanaan memenuhi persyaratan keselamatan.
- Mengikuti toolbox meeting, safety briefing, dan kegiatan K3 lainnya.
- Melaporkan kondisi tidak aman, potensi risiko, atau pelanggaran K3 kepada pihak yang berwenang.
- Berkoordinasi dengan tim HSE dan pihak terkait untuk menjaga keselamatan selama pelaksanaan pekerjaan.

