Deskripsi pekerjaan Dokter Aesthetic Klinik Utama Farla
WE ARE HIRING ' DOKTER AESTHETIC'
Job Description (Tanggung Jawab Utama):
1. Konsultasi & Assessment Pasien: Melakukan konsultasi secara mendalam untuk menganalisis kondisi kulit, kebutuhan estetika, serta menyusun rencana perawatan (treatment plan) yang aman dan personal bagi setiap pasien.
2. Tindakan Medis Estetika: Melaksanakan prosedur medis non-bedah dan minim invasif sesuai standar kompetensi dan SOP klinik, seperti: Injeksi (Botox, Filler, Thread lift / tanam benang) Skin booster, Mesotherapy, PRP Laser, IPL, High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU), Radiofrequency (RF) Chemical peeling dan perawatan facial medis lainnya.
3. Edukasi & Edukasi Pasien: Memberikan penjelasan yang transparan, edukatif, dan profesional mengenai prosedur, estimasi hasil, serta home care products (skincare) yang diresepkan.
4. Follow-up & Evaluasi: Memantau progres pemulihan dan efektivitas hasil treatment pasien secara berkala.
5. Kolaborasi Tim & Kepatuhan SOP: Bekerja sama dengan tim perawat (nurse), terapis, dan manajemen untuk menjaga standar kualitas pelayanan, kebersihan alat/ruangan, serta kepatuhan terhadap protokol keselamatan medis.
6. Kontribusi Konten Medis (Opsional/Nilai Tambah): Mendukung tim marketing/content creator dalam memberikan edukasi atau edukasi visual seputar estetika medis (jika diperlukan).
Requirements (Kualifikasi):
- Pendidikan: Memiliki gelar Profesi Dokter (dr.) dari Fakultas Kedokteran terakreditasi.
- Perizinan: Memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) yang aktif dan SIP (Surat Izin Praktik) yang siap/dapat diproses.
- Pengalaman: Memiliki pengalaman minimal 1–2 tahun berpraktik sebagai Dokter Aesthetic di klinik kecantikan (Fresh graduate yang memiliki passion kuat dan sertifikasi estetika dipersilakan melamar).
- Sertifikasi: Memiliki sertifikasi pelatihan estetika medis yang kredibel (kursus estetika dasar/lanjutan, pelatihan Botox, Filler, Threadlift, Laser, dll.).
Soft Skills:
- Memiliki komunikasi yang baik, empati tinggi, penampilan rapi, serta berorientasi pada pelayanan pelanggan (customer-oriented).
- Kemampuan selling yang konsultatif (bukan hard-selling, melainkan merekomendasikan perawatan berdasarkan kebutuhan medis pasien).

