Deskripsi pekerjaan Digital Marketing PT Nusantara Machine Industry
Tugas dan tanggung jawab Digital Marketing pada perusahaan supplier mesin industri (yang umumnya berorientasi B2B - Business to Business) memiliki fokus berbeda dari industri ritel (B2C). Penjualan mesin industri melibatkan siklus pembelian yang lebih panjang (sales cycle), nilai transaksi besar, dan pendekatan edukatif yang kuat.
Berikut adalah rincian tugas dan tanggung jawab utamanya:
1. Tugas Utama Digital Marketing Supplier Mesin Industri
• Riset Pasar & Identifikasi Target B2B (Market Research):
• Menganalisis kebutuhan industri spesifik (misalnya manufaktur, otomotif, makanan & minuman, atau konstruksi).
• Memetakan Decision Maker atau Buyer Persona (seperti Plant Manager, Procurement, atau Chief Engineer).
• Pengelolaan Website & SEO (Search Engine Optimization):
• Mengoptimalkan website perusahaan agar mudah ditemukan di mesin pencari ketika calon klien mencari kata kunci spesifik (contoh: "jual mesin CNC otomatis", "supplier boiler industri").
• Membuat halaman produk yang informatif dengan spesifikasi teknis lengkap, brosur unduhan (datasheet), dan formulir permintaan penawaran harga (Inquiry / Quotation Form).
• Content Marketing & Edukasi Produk:
• Membuat konten teknis yang menunjukkan kredibilitas produk (artikel blog, studi kasus / case study pemasangan mesin di pabrik klien, video demo cara kerja mesin, serta whitepaper).
• Menjelaskan ROI (Return on Investment), efisiensi energi, dan durabilitas dari mesin yang ditawarkan.
• Manajemen Iklan Berbayar (Paid Advertising / SEM):
• Mengelola kampanye iklan di Google Ads (Search Network) agar tampil tepat saat calon pembeli mencari tipe mesin tertentu.
• Mengelola iklan tertarget di LinkedIn Ads untuk menjangkau langsung para direktur, manajer pabrik, atau pemangku keputusan di sektor industri.
• Email Marketing & Lead Nurturing:
• Mengirimkan katalog produk terbaru, penawaran maintenance/sparepart, atau undangan pameran industri (trade show) kepada database klien potensial.
• Mengolah leads (prospek) yang masuk dari website atau iklan untuk diserahkan kepada tim Sales Engineering.
• Social Media Management (Khusus B2B):
• Mengelola akun profesional seperti LinkedIn dan YouTube (menampilkan factory tour, uji coba mesin, testimoni klien industri, dan sertifikasi ISO/standar mesin).
• Analisis Data & Pelaporan Kinerja (Analytics & Reporting):
• Melacak jumlah Inquiry (leads masuk), Cost Per Lead (CPL), trafik website, serta mengukur efektivitas kampanye iklan.
• Berkoordinasi dengan tim sales untuk melacak apakah leads dari digital berkonversi menjadi deals (penjualan nyata).
2. Tanggung Jawab Utama
• Lead Generation (Penciptaan Prospek Berkualitas):
Bertanggung jawab mendatangkan kontak atau permintaan penawaran (RFQ - Request for Quotation) yang potensial bagi tim sales, bukan sekadar jumlah likes atau tampilan konten.
• Menjaga Reputasi & Brand Authority:
Memastikan citra perusahaan tampil sebagai supplier mesin yang tepercaya, memiliki layanan purna jual (after-sales service dan ketersediaan sparepart) yang jelas.
• Penyelarasan dengan Tim Sales (SLA - Service Level Agreement):
Bertanggung jawab menjembatani komunikasi antara pemasaran digital dan tim Sales/Business Development agar setiap lead digital ditindaklanjuti dengan cepat.
• Kepatuhan Data & Informasi Teknis:
Memastikan spesifikasi mesin, kapasitas produksi, dan standar keselamatan yang ditampilkan di platform digital akurat dan sesuai dengan data dari tim engineering atau prinsipal mesin.

