Deskripsi pekerjaan Database Engineer TobeTeam
Responsibilities
• Merancang dan mengembangkan arsitektur database yang scalable, secure, dan highly available.
• Melakukan instalasi, konfigurasi, monitoring, dan maintenance database.
• Mengoptimalkan performa database melalui query tuning, indexing, dan database optimization.
• Merancang dan mengimplementasikan strategi backup, recovery, dan disaster recovery.
• Mengelola database replication, clustering, dan high availability solutions.
• Berkolaborasi dengan tim Backend Developer untuk mendukung pengembangan aplikasi dan desain skema database.
• Melakukan capacity planning dan performance analysis untuk kebutuhan pertumbuhan sistem.
• Membuat dan memelihara dokumentasi teknis terkait database architecture dan operational procedures.
• Mengotomatisasi proses deployment, migration, monitoring, dan maintenance database.
• Melakukan troubleshooting dan root cause analysis terhadap permasalahan database.
Requirements
• Minimal 3 tahun pengalaman sebagai Database Engineer, Database Administrator, atau posisi terkait.
• Menguasai RDBMS seperti PostgreSQL, MySQL, atau MariaDB.
• Menguasai No SQL seperti MongoDB, Redis
• Memiliki pengalaman dalam database design, schema management, dan data modeling.
• Berpengalaman melakukan query optimization, indexing, dan performance tuning.
• Memahami konsep database replication, clustering, dan high availability.
• Memiliki pengalaman dalam backup, recovery, disaster recovery, dan business continuity planning.
• Memahami database security, access control, dan data protection best practices.
• Terbiasa menggunakan Git untuk version control.
• Mampu membuat dan mengelola database migration serta deployment process.
• Memiliki kemampuan analisis dan troubleshooting terhadap database performance issues.
• Familiar dengan Linux server administration.
Nice to have
• Pengalaman membangun PostgreSQL High Availability menggunakan Patroni, PgBouncer, atau sejenisnya.
• Pengalaman mengelola MongoDB Replica Set atau Sharding.
• Familiar dengan Docker dan Kubernetes.
• Pengalaman menggunakan monitoring tools seperti Prometheus, Grafana, Zabbix, atau ELK Stack.
• Memahami Infrastructure as Code (Terraform, Ansible, atau sejenisnya).
• Pengalaman bekerja pada sistem dengan traffic tinggi atau mission-critical systems.

