×

Serba Serbi Kuliah Jurusan Agribisnis

May 7, 2019 | No Comments

Jurusan yang satu ini seharusnya menjadi jurusan andalan bangsa Indonesia karena Indonesia merupakan negara agraris.

Dengan kekayaan alam yang melimpah, apalagi untuk sayuran dan rempah-rempah, lulusan jurusan agribisnis tidak perlu khawatir perihal prospek pekerjaan.

Baca Juga:  Serba Serbi Kuliah Jurusan Manajemen Bisnis

Selain itu melalui jurusan agribisnis, mahasiswa tidak hanya diajarkan mengenai pertanian seperti cara menanam, pupuk, hingga kesehatan tanaman tetapi juga diajarkan bidang berbisnis seperti manajemen dan administrasi bisnis.

Ilmu bisnis yang diajarkan diharapkan mampu menumbuhkan jiwa wirausaha pada mahasiswa terutama dalam berbisnis produk-produk agrikultur.

Sayangnya, jurusan agribisnis masih kurang peminat di Indonesia, padahal ketahanan pangan negeri ini membutuhkan penerus bangsa yang handal lho.

 Baca Juga: Serba Serbi Kuliah Jurusan Farmasi

Apakah kamu tertarik untuk masuk ke jurusan ini? Yuk coba simak serba-serbi jurusan agribisnis di artikel ini supaya kamu makin yakin!

Mengapa Jurusan Agribisnis?

jurusan agribisnis

Sumber: Pexels

Kekayaan serta kondisi alam Indonesia menjadikan pangan seperti sayur-mayur, produk peternakan hingga rempah-rempah  komoditas ekspor yang membiayai negeri ini.

Oleh karena itu, lulusan jurusan agribisnis akan selalu dibutuhkan untuk mengolah komoditas pangan negeri.

Lulusan jurusan agribisnis dapat bekerja di sektor pertanian dan peternakan.

Bahkan dengan ilmu ekonomi yang didapatkan melalu jurusan ini, kamu dapat membuka usaha sendiri.

Jurusan yang satu ini menggabungkan ilmu-ilmu IPA dan IPS.

Ilmu IPA yang didapatkan dapat berupa pengolahan lahan, pemberian pupuk yang mebutuhkan analisis kimia yang baik, serta berbagai penyakit tanaman dan hama.

Sedangkan untuk ilmu IPSnya, mahasiswa akan mempelajari menajemen, akuntansi, hingga administrasi bisnis untuk memasarkan produk pertanian yang telah kamu hasilkan.

Kesimpulannya, kamu akan mempelajari aspek budidaya tanaman sekaligus bagaimana caranya untuk memasarkan produk agrikulturmu dan memperoleh keuntungan.

Selain itu, melalui jurusan agribisnis ini kamu akan mempelajari cara-cara untuk tetap untung namun efektif dan ramah lingkungan.

Kamu akan mempelajari berbagai cara mengobati penyakit tanaman hingga mengusir hama tetapi tidak merusak ekosistem.

Untuk kamu yang sayang lingkungan, jurusan yang satu ini bisa jadi cocok untukmu.

Kamu pun bisa jadi lebih sayang dan dekat dengan lingkungan karena biasanya jurusan ini tidak hanya fokus pada teori namun praktek seperti bertani dan berkebun! Wah seru ya praktikumnya!

Bagaimana Prospek Kerja Lulusan Jurusan Agribisnis?

Karena jurusan ini menawarkan berbagai ilmu, bidang sosial maupun bidang sains maka tak perlu khawatir dengan prospek kerja.

Luasnya wawasan lulusan jurusan agribisnis akan menjadi daya tarik tersendiri untuk perusahaan.

Bagi kamu yang ingin bekerja pada bidang agrikultur, maka kamu dapat menyasar berbagai perusahaan bibit, pupuk hingga makanan baik swasta maupun BUMN.

Berikut beberapa posisi pekerjaan yang sesuai dengan jurusan agribisnis.

Penyuluh Pertanian Lapangan

Penyuluh pertanian lapangan memiliki fungsi yang sangat penting lho, terutama bagi kesejahteraan para petani di lapangan.

Fungsi seorang penyuluh adalah menganalisis kebutuhan petani, membuka jalan agar petani mendapatkan kebutuhannya dalam mengolah tanah baik berupa ilmu maupun perlatan, melakukan penyuluhan mengenai berbagai kemajuan teknologi yang dapat membantu petani, dan sebagai jembatan antara pemerintah dan petani agar dapat saling membangun untuk pembangunan negeri.

Seorang penyuluh tidak hanya membutuhkan skill berkomunikasi dan presentasi, tetapi juga perlu dilatari ilmu agribisnis.

Bagi seorang penyuluh, ilmu agribisnis penting karena penyuluh dapat memahami permasalahan pertanian atau terkait tanaman sekaligus memahami bahwa petani ingin mendapatkan keuntungan.

Pemasaran atau Marketing Produk Pertanian

jurusan agribisnis

Sumber: Pexels

Seorang lulusan jurusan agribisnis juga dapat berkutat di bidang pemasaran atau marketing.

Dengan bekal ilmu pengetahuan pertanian, lulusan agribisnis dapat lebih mudah menguasai spesifikasi produk pertanian sehingga dapat dengan mudah pula untuk memasarkannya.

Selain itu, lulusan agribisnis juga dibekali kemampuan bisnis dan keuangan karena terdapat mata kuliah pemasaran serta akuntansi saat kuliah.

Sehingga selain mengerti dan paham spesifikasi berbagai produk pertanian, lulusan agribisnis juga dapat mengkalkulasikan keuangan sehingga menjadi anggaran yang efektif untuk kemajuan bisnis atau sebuah usaha.

Kredit Analis Bidang Pertanian di Bank

jurusan agribisnis

Sumber: Pexels

Tidak hanya mereka yang lulus dari jurusan ekonomi yang dapat bekerja dan meniti karir di bank.

Seorang lulusan agribisnis pun dapat bekerja dan memiliki jenjang karir di bank.

Biasanya lulusan agribisnis diperlukan sebagai konsultan kredit atau analis kredit antara bank dan petani.

Banyaknya petani yang mengajukan kredit sebagai modal bercocok tanam, maka dibutuhkan seorang analis kredit yang mengerti pertanian untuk menilai mampu tidaknya petani mengembalikan uang yang dipinjam.

Jika kamu memilih posisi ini, maka ilmu ekonomi sekaligus ilmu pertanian yang telah kamu dapatkan semasa kuliah dapat diterapkan keduanya sekaligus!

Itulah beberapa insight mengenai kuliah jurusan agribisnis. Apakah kamu tertarik pada jurusan ini?

Baca Juga: Serba Serbi Kuliah Jurusan Akuntansi

Prospek kerja dan jenjang karir tidak selalu ditentukan oleh latar belakang pendidikan, tetapi ditentukan oleh kepribadian yang mau belajar dan berusaha.

Baca Juga:  Serba Serbi Kuliah Jurusan Psikologi

Tetap semangat dan jangan lupa untuk sign up di Glints karena banyak lowongan kerja terbaru dan artikel karir!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up