Job description for Workshop Head - Interior at PT Multi Kreasi Mitrautama
1. Perencanaan Produksi
Menyusun rencana dan jadwal produksi berdasarkan target proyek.
Menentukan prioritas pekerjaan sesuai deadline pemasangan/site.
Mengatur kapasitas produksi berdasarkan manpower, mesin, material, dan waktu yang tersedia.
Memastikan gambar kerja dan spesifikasi teknis sudah siap sebelum produksi dimulai.
Membuat target output produksi harian/mingguan.
2. Pengelolaan & Pengawasan Produksi
Mengawasi seluruh proses produksi furniture/interior dari awal sampai finishing.
Memastikan pekerjaan sesuai gambar kerja, ukuran, elevasi, material, warna, dan spesifikasi.
Memastikan setiap tahapan produksi berjalan sesuai SOP dan standar perusahaan.
Mengidentifikasi hambatan produksi dan mengambil tindakan penyelesaian.
Memastikan pekerjaan selesai sesuai target waktu.
3. Pengelolaan Manpower
Mengatur pembagian pekerjaan operator, tukang, dan tenaga produksi.
Menentukan kebutuhan manpower berdasarkan beban pekerjaan.
Mengawasi kedisiplinan dan produktivitas tim produksi.
Memberikan briefing dan arahan kerja kepada tim.
Melakukan evaluasi kinerja anggota produksi.
4. Pengendalian Material
Memastikan material yang digunakan sesuai spesifikasi proyek.
Berkoordinasi dengan Purchasing dan Logistik terkait kebutuhan material.
Mengontrol penggunaan material agar efisien dan meminimalkan waste.
Melaporkan kekurangan, kerusakan, atau ketidaksesuaian material.
Memastikan material produksi tersedia sesuai jadwal.
5. Quality Control
Memastikan hasil produksi memenuhi standar kualitas perusahaan.
Melakukan pengecekan dimensi, konstruksi, finishing, warna, dan detail furniture.
Memastikan hasil produksi sesuai dengan approved drawing/sample/mock-up.
Mengidentifikasi dan memperbaiki produk yang NG/reject.
Menekan tingkat rework dan kesalahan produksi.
6. Koordinasi dengan Departemen Terkait
Berkoordinasi dengan:
Project Manager/Project Supervisor → target dan kebutuhan proyek.
Estimator → gambar kerja, spesifikasi, dan perubahan desain.
Purchasing → kebutuhan dan ketersediaan material.
Logistik → material masuk/keluar dan pengiriman.
QC → pemeriksaan kualitas.
Site/Installation Team → kesiapan furniture untuk dikirim dan dipasang.
7. Pengendalian Cost & Efisiensi
Mengontrol penggunaan material dan manpower.
Mengurangi waste bahan baku.
Mengontrol pekerjaan ulang/rework.
Mengoptimalkan penggunaan mesin dan tenaga kerja.
Memberikan usulan efisiensi proses produksi tanpa menurunkan kualitas.
8. Monitoring Progress
Membuat laporan progress produksi harian/mingguan.
Membandingkan target dengan realisasi produksi.
Melaporkan kendala, keterlambatan, dan kebutuhan eskalasi kepada atasan.
Memastikan pekerjaan prioritas proyek selesai sesuai timeline.
9. Maintenance & Kesiapan Workshop
Memastikan mesin dan peralatan produksi dalam kondisi siap digunakan.
Mengkoordinasikan preventive maintenance mesin.
Melaporkan kerusakan mesin/peralatan.
Memastikan area workshop tertata, aman, dan produktif.
Mengawasi penerapan 5R/5S di area produksi.
10. Improvement
Mengembangkan metode kerja produksi yang lebih efektif.
Mengusulkan perbaikan layout workshop, alur kerja, dan penggunaan mesin.
Membuat standar kerja untuk pekerjaan yang berulang.
Mendorong peningkatan produktivitas, kualitas, dan efisiensi produksi

