Job description for Supply Chain Operations Officer at Rahsa Nusantara
Deskripsi Kerja:
- Mengelola inventory bahan baku, bahan kemas, dan produk jadi, termasuk monitoring stok minimum, stock opname, identifikasi potensi stock out/overstock, serta pelaporan berdasarkan kebutuhan MRP.
- Mengawasi operasional warehouse dan fulfillment harian, mulai dari penerimaan, penyimpanan, pencatatan, picking, packing, hingga kesiapan barang untuk dikirim.
- Memastikan proses distribusi berjalan tepat waktu dan akurat, termasuk koordinasi dengan kurir, 3PL, partner logistik, serta penanganan kendala pengiriman.
- Mengelola proses procurement dan supplier follow-up, termasuk verifikasi supplier compliance, review status supplier, tracking pembelian, dan closing seluruh proses purchase.
- Menjaga dan mengembangkan sistem pencatatan warehouse, agar data stok, barang masuk-keluar, dan fulfillment order tercatat rapi, akurat, dan mudah ditelusuri.
- Mendorong continuous improvement dalam proses supply chain, termasuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan warehouse, meningkatkan kesiapan menghadapi kenaikan volume order, dan berkoordinasi dengan tim produksi, sales, marketplace, finance, serta pihak eksternal.
Kualifikasi:
- Minimal S1 dari jurusan Teknik Industri, Logistik, Supply Chain, Operations Management, Business Management, Analytics, atau bidang terkait.
- Memiliki pengalaman minimal 1 tahun di bidang supply chain, warehouse, inventory, procurement, fulfillment, logistics, atau project operations.
- Memahami dasar inventory management, warehouse operations, fulfillment, distribusi, procurement support, serta FIFO/FEFO.
- Terbiasa menggunakan Google Sheets atau Microsoft Excel untuk pencatatan, monitoring, dan pelaporan. Dapat mengoperasikan Warehouse Management Systems dan Accounting system menjadi nilai tambah.
- Memiliki kemampuan analitis, problem solving, perencanaan, komunikasi, dan koordinasi lintas fungsi.
- Proaktif, teliti, rapi, bertanggung jawab, serta mampu bekerja dengan ritme operasional yang cepat.
- Mampu menentukan prioritas dan mengambil keputusan dalam kondisi waktu serta informasi yang terbatas.
- Pengalaman di industri F&B, FMCG, herbal, retail, e-commerce, atau produk dengan shelf life menjadi nilai tambah.







