Job description for Supervisor Warehouse & PPIC (Beauty and Skincare) at Skin Dewi
1. MEMASTIKAN INBOUND PENERIMAAN (BAHAN BAKU + KEMAS + FINISHGOOD) SESUAI SOP DAN TARGET WAKTU
- Memastikan seluruh bahan baku, bahan kemas, dan produk jadi diterima sesuai dokumen pendukung, quantity, dan kondisi fisik yang berlaku.
- Memastikan proses penerimaan dilakukan tepat waktu, akurat, (Good receipt note)dan terdokumentasi dengan baik.
- Memastikan material diterima pada area yang sesuai dan siap untuk proses inspeksi atau penyimpanan.
2. MEMASTIKAN OUTBOUND - BAHAN BAKU / KEMAS / FG SESUAI SOP DAN TARGET WAKTU
- Memastikan pengeluaran bahan baku, bahan kemas, dan produk jadi dilakukan sesuai permintaan yang telah disetujui.
- Memastikan quantity, lot number, dan status material sesuai sebelum dikeluarkan.
- Memastikan seluruh transaksi pengeluaran diperbarui secara tepat waktu dan akurat pada kartu stok dan sistem (Packing List)
3. MEMASTIKAN DOKUMENTASI TERCATAT DAN FILEING DENGAN AKURAT SEHINGGA MUDAH DI TELUSURI DAN OPERATIONAL BERJALAN LANCAR
- Memastikan seluruh dokumen penerimaan dan pengeluaran tersimpan dengan baik dan mudah ditelusuri.
- Memastikan surat jalan, good received, dan dokumen pendukung lainnya terdokumentasi dengan baik.
- Memastikan akurasi stok melalui monitoring transaksi harian, daily movement report, dan stock opname.
4. MANAGERIAL WAREHOUSE UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI OPERATIONAL, MENGOPTIMALKAN KUALITAS BAHAN
- Menyusun dan mengembangkan layout gudang untuk mendukung efisiensi operasional dan kapasitas penyimpanan.
- Membuat update Layout gudang keseluruhan dan List penempatan barang
- Memastikan lokasi penyimpanan mudah diakses dan teridentifikasi dengan jelas.
5. MANAGE TEAM UNTUK KELANCARAN OPERASIONAL
- Mengatur pembagian tugas Warehouse Staff dan Admin Warehouse.
- Memastikan target operasional harian tercapai.
- Melakukan monitoring produktivitas tim gudang.
6. MEMASTIKAN KETEPATAN WAKTU DAN KEAKURASIANNYA REPORT UNTUK KELANCARAN OPERASIONAL
- Menyusun laporan inventory, transaksi gudang, stock movement, dan issue operasional secara berkala.
- Melaporkan risiko inventory dan rekomendasi tindakan perbaikan kepada atasan.
- Memantau KPI warehouse seperti stock accuracy, inventory discrepancy, FIFO compliance, dan service level.
7. MELAKUKAN CROSS COORDINATION ANTAR DIVISI LAIN
- Melakukan koordinasi dengan purchasing untuk penjadwalan INBOUND
- Melakukan koordinasi dengan Sales untuk penjadwalan OUTBOUND
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
1. MEMBUAT SCHEDULE DAN PRIORITAS PRODUKSI HINGGA DELIVERY ON TIME
- Menyusun jadwal produksi berdasarkan forecast, sales order, kapasitas produksi, dan ketersediaan material.
- Menentukan prioritas produksi untuk memastikan target delivery tercapai.
- Memastikan jadwal produksi dapat dieksekusi secara realistis dan efisien.
2. MATERIAL PLANNING MENGANALISA KETERSEDIAAN MATERIAL DAN PENGADAAN MATERIAL (PR) UNTUK MENGOPTIMALKAN WAKTU, CASHFLOW DAN MENGURANGI DEADSTOCK
- Memastikan seluruh kebutuhan bahan baku dan bahan kemas tersedia sesuai jadwal produksi.
- Melakukan pengecekan stock level, safety stock, dan kebutuhan material secara berkala.
- Mengidentifikasi risiko kekurangan material sebelum mengganggu proses produksi.
3. CROSSFUNCTION COORDINATION (PURCHASING, BUSDEV, WAREHOUSE, PRODUCTION,R&D) UNTUK MENGOPTIMALKAN WAKTU, CASHFLOW, DAN MENGURANGI DEADSTOCK
- Berkoordinasi terkait kebutuhan material, lead time, MOQ, dan status pembelian.
- Memberikan prioritas kebutuhan material berdasarkan jadwal produksi.
- Memastikan forecast dan target delivery selaras dengan kapasitas produksi.
4. MELAKUKAN INVENTORY OPTIMIZATION & WASTE CONTROL
- Menganalisa penggunaan bahan baku untuk mengurangi risiko waste dan material tidak bergerak.
- Mengusulkan strategi penggunaan material existing sebelum melakukan pembelian baru.
- Memberikan rekomendasi item yang perlu diprioritaskan penjualannya berdasarkan kondisi inventory.
5. MELAKUKAN KOORDINASI APPROVAL MATERIAL
- Berkoordinasi dengan R&D, Purchasing, dan Production terkait pemilihan material yang optimal.
- Memastikan keputusan terkait MOQ, varian, dan substitusi material mempertimbangkan aspek operasional dan inventory.
- Memberikan rekomendasi berbasis data untuk mendukung efisiensi biaya dan operasional.

