Job description for Retail Merchandiser at Lee Vierra
Key Responsibilities:
- Mengelola data alokasi dan distribusi produk ke berbagai cabang toko (online & offline) berdasarkan performa penjualan dan target omset perusahaan.
- Memantau serta menganalisis laporan penjualan harian, mingguan, dan bulanan menggunakan indikator retail seperti sell through rate, gross margin, stock cover, dan inventory turnover.
- Mengidentifikasi produk best seller, slow moving, dan dead stock, lalu menentukan action plan yang tepat seperti restock, bundling, markdown, atau promo clearance untuk meningkatkan penjualan.
- Menentukan strategi pricing, target penjualan, dan kalender promosi (payday sale, double date, flash sale, cuci gudang, launching collection, dll.) untuk mendorong growth dan pencapaian omset.
- Bekerja sama dengan tim marketing dalam menentukan campaign, promo mechanics, dan strategi boosting penjualan berdasarkan data performa produk.
- Melakukan forecasting kebutuhan stock berdasarkan tren penjualan, seasonality, momentum campaign, dan target bisnis.
- Menyusun dan menegosiasikan commercial terms dengan supplier atau partner, termasuk MOQ, wholesale pricing, payment terms, dan kebijakan non retur.
- Mengontrol keseimbangan stock agar tidak overstock maupun out of stock.
- Membuat analisa performa kategori produk untuk meningkatkan profit margin dan efektivitas inventory.
- Membangun hubungan jangka panjang dengan supplier, distributor, dan partner bisnis untuk mendukung repeat order dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
- Fokus pada pencapaian target omset, profit, dan pertumbuhan penjualan perusahaan.
Job Requirements:
- Pendidikan minimal S1 (Sarjana) di bidang Manajemen, Bisnis, Sistem Informasi, Statistika, Fashion Merchandising, atau bidang terkait.
- Pengalaman kerja minimal 2-3 tahun di bidang retail merchandising, buying, atau perencanaan retail (retail planning).
- Mahir dalam membaca data angka, statistik, dan laporan keuangan retail.
- Mahir dalam menggunakan Microsoft Excel/Sheet (VLOOKUP, Pivot Table, rumus logika) dan sistem manajemen retail (seperti ERP atau SAP).
- Memiliki pemahaman tentang tren industri retail (fashion, FMCG, atau sejenisnya tergantung industri perusahaan).
- Memiliki kemampuan negosiasi, sales pitching, dan komunikasi yang kuat menjadi nilai tambah.
