Job description for PPIC (Supply Chain Manager) at Talentport
Tanggung Jawab Utama (Uraian Tugas):
- Strategi & Biaya: Mengembangkan strategi supply chain yang sejalan dengan tujuan perusahaan, mengontrol total biaya rantai pasok (transportasi, tenaga kerja, inventory), serta melakukan mitigasi risiko operasional
- Pengadaan & Vendor: Mengawasi aktivitas pengadaan (pemilihan, negosiasi, kontrak), membangun hubungan baik dengan pemasok, serta melakukan survei/kunjungan berkala ke supplier, vendor, dan gudang cabang.
- Manajemen Inventory & Gudang: Memonitor tingkat persediaan untuk mencegah overstock/stockout, serta menyetujui atau menolak berita acara stock opname bulanan (RMPM & FG).
- Perencanaan Produksi & Demand: Berkolaborasi dengan tim Sales & Marketing untuk menyusun demand forecasting serta mengoordinasikan jadwal produksi guna memenuhi kebutuhan pelanggan secara optimal.
- Logistik & Distribusi: Mengelola transportasi, pergudangan, proses mutasi barang jadi antar cabang, dan memastikan jaringan distribusi berjalan efisien.
- Kepatuhan & Mutu: Memonitor kendali mutu dan memastikan seluruh proses mematuhi regulasi serta standar industri (GMP, Halal, ISO 22000).
Wewenang Jabatan:
- Menandatangani PO pembelian RMPM hingga maksimal Rp 500 juta.
- Menyetujui promosi atau bad stock dengan alasan yang dapat dibuktikan secara valid.
- Menyetujui/menolak mutasi FG antar cabang.
- Berkoordinasi langsung dengan ASM & Marketing Manager, serta mengusulkan penetapan atau delisting vendor ke Direktur.
- Menyetujui penerimaan karyawan hingga level Supervisor di departemen SCM.
Kualifikasi & Persyaratan:
- Pendidikan: Minimal S1 (Supply Chain Management, Logistik, Bisnis, Teknik, atau bidang terkait). Lulusan S2/Magister lebih disukai.
- Pengalaman: Minimal 5 tahun di bidang Supply Chain Management atau posisi manajerial terkait.
- Sertifikasi & Standar Industri: Menguasai dan memahami implementasi GMP, Halal, dan ISO 22000.
- Keahlian Teknis: Memahami Finance for Non-Finance serta dasar perpajakan (PPN, PPh).
- Memiliki jaringan (network) yang luas dengan vendor dan supplier.
- Pengetahuan mendalam mengenai biaya produksi, kapasitas produksi, dan kondisi pasar.
- Soft Skills: Kemampuan kepemimpinan yang kuat (leadership), negosiasi, komunikasi, berpikir strategis, problem solving, dan memiliki mindset continuous improvement.

