Job description for KYC & Risk Management at PT Jatelindo Perkasa Abadi
Job Responsibilities
- Mengawasi pelaksanaan proses KYC, CDD, dan Enhanced Due Diligence (EDD) terhadap calon pelanggan, pelanggan, merchant, mitra, atau pihak ketiga.
- Memastikan kelengkapan, keabsahan, kesesuaian, dan pembaruan dokumen serta data pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku.
- Melakukan verifikasi identitas dan legalitas pelanggan individu maupun badan usaha.
- Melakukan identifikasi dan penilaian profil risiko pelanggan berdasarkan jenis usaha, wilayah, produk, pola transaksi, dan faktor risiko lainnya.
- Melakukan screening terhadap Politically Exposed Person (PEP), daftar sanksi, daftar terduga teroris, serta pemberitaan negatif yang relevan.
- Meninjau dan memberikan rekomendasi atas pelanggan atau transaksi dengan kategori risiko tinggi.
- Memantau transaksi dan aktivitas pelanggan untuk mengidentifikasi pola yang tidak wajar, mencurigakan, atau berpotensi mengandung fraud dan pencucian uang.
- Melakukan eskalasi dan menyusun laporan atas temuan transaksi atau aktivitas mencurigakan kepada atasan maupun unit terkait.
- Menyusun, mengembangkan, dan memperbarui kebijakan, prosedur, parameter, serta kontrol terkait KYC dan manajemen risiko.
- Menyusun risk register serta melakukan Risk and Control Self-Assessment (RCSA) secara berkala.
- Mengidentifikasi dan menganalisis risiko operasional, kepatuhan, fraud, reputasi, teknologi, dan risiko bisnis lainnya.
- Menyusun rencana mitigasi risiko serta memantau penyelesaian tindak lanjut oleh unit kerja terkait.
- Menentukan dan memantau Key Risk Indicator (KRI) untuk mendeteksi peningkatan eksposur risiko.
- Melakukan evaluasi atas efektivitas kontrol internal dan memberikan rekomendasi perbaikan.
- Melakukan investigasi awal terhadap indikasi pelanggaran, fraud, penyalahgunaan akun, atau ketidaksesuaian proses.
- Menyusun laporan berkala mengenai pelaksanaan KYC, profil risiko pelanggan, temuan, insiden, serta status mitigasi risiko.
- Berkoordinasi dengan unit Compliance, Legal, Internal Audit, Operations, Business, IT, dan unit terkait lainnya.
- Memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai KYC, anti-fraud, serta kesadaran risiko kepada karyawan.
- Memastikan proses KYC dan manajemen risiko dilaksanakan sesuai prinsip Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT), kebijakan perusahaan, dan regulasi yang berlaku.
- Membimbing, membagi pekerjaan, memantau kinerja, dan melakukan evaluasi terhadap anggota tim.
- Menjaga kerahasiaan data pelanggan dan informasi perusahaan.
Job Requirements
- Pendidikan minimal S1 dari jurusan Hukum, Manajemen, Akuntansi, Keuangan, Perbankan, Ekonomi, Sistem Informasi, atau bidang lain yang relevan.
- Memiliki pengalaman kerja minimal 4 tahun pada bidang KYC, AML, Compliance, Risk Management, Fraud Management, Internal Control, atau bidang sejenis.
- Memiliki pengalaman minimal 1 tahun sebagai supervisor, team leader, atau koordinator menjadi nilai tambah.
- Memahami proses KYC, CDD, EDD, customer risk profiling, transaction monitoring, dan sanction screening.
- Memahami prinsip APU PPT, pencegahan fraud, perlindungan data pribadi, dan manajemen risiko perusahaan.
- Memahami regulasi Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, PPATK, serta ketentuan lain yang relevan dengan kegiatan perusahaan.
- Mampu melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan pelaporan risiko.
- Mampu menyusun risk register, RCSA, KRI, SOP, laporan analisis, dan rekomendasi mitigasi risiko.
- Memiliki kemampuan analisis dan investigasi yang kuat serta teliti dalam memeriksa data dan dokumen.
- Mampu mengolah dan menganalisis data menggunakan Microsoft Excel atau perangkat analisis lainnya.
- Memiliki kemampuan memimpin tim, memberikan arahan, dan melakukan pengawasan pekerjaan.
- Memiliki kemampuan komunikasi, koordinasi, dan penyusunan laporan yang baik.
- Mampu bekerja secara mandiri maupun bersama tim serta menangani beberapa pekerjaan berdasarkan prioritas.Memiliki integritas, objektivitas, ketelitian, dan komitmen tinggi terhadap kerahasiaan informasi.
- Memiliki sertifikasi di bidang manajemen risiko, AML, compliance, atau fraud examination menjadi nilai tambah.
- Pengalaman pada industri perbankan, sistem pembayaran, financial technology, switching, atau penyedia jasa pembayaran menjadi nilai tambah.






