Job description for HRD OFFICER at Gas Consultant
Tugas dan Tanggung Jawab
- Menyusun, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem absensi karyawan untuk tenaga kerja harian (THL), security, dan staff sesuai dengan kebijakan perusahaan.
- Berkoordinasi dengan tim Software Development dalam proses pengembangan, implementasi, serta penyempurnaan sistem absensi agar sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.
- Melakukan pengujian (running test/UAT) terhadap sistem absensi untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai dengan alur bisnis dan ketentuan perusahaan.
- Melakukan monitoring, validasi, dan rekonsiliasi data absensi sebagai dasar proses payroll.
- Mengelola proses payroll tenaga kerja harian, security, dan staff, termasuk perhitungan gaji, lembur, tunjangan, potongan, serta komponen penghasilan lainnya.
- Menyusun estimasi pembayaran gaji tenaga kerja harian (THL) serta melakukan proses settlement pembayaran gaji mingguan secara tepat waktu dan akurat.
- Menghitung dan memastikan kewajiban BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Memastikan laporan absensi dan jadwal piket personel security telah sesuai dengan standar perusahaan dan dapat digunakan sebagai lampiran proses penagihan kepada klien.
- Menyusun formulir, administrasi, dan dokumen pendukung perjalanan dinas karyawan beserta alur persetujuannya.
- Menyusun, memperbarui, dan menyempurnakan Peraturan Perusahaan (PP), SOP HR, serta kebijakan ketenagakerjaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Memberikan rekomendasi perbaikan terhadap proses administrasi HR, absensi, dan payroll agar lebih efektif, efisien, dan terdokumentasi dengan baik.
- Berkoordinasi dengan seluruh departemen dalam penyelesaian permasalahan administrasi ketenagakerjaan, payroll, dan hubungan industrial.
Kualifikasi Tekhnis
- Pendidikan minimal S1 Psikologi, Manajemen SDM, Akuntansi, Hukum, atau bidang lain yang relevan.
- Memiliki pengalaman minimal 2 tahun di bidang Human Resources, Payroll, atau Industrial Relations.
- Berpengalaman dalam pengelolaan sistem absensi dan payroll untuk tenaga kerja harian (THL), security, maupun karyawan tetap.
- Memahami proses perhitungan payroll, lembur, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PPh 21, serta administrasi ketenagakerjaan.
- Memiliki pengalaman menyusun Peraturan Perusahaan (PP), SOP HR, dan dokumen kebijakan perusahaan.
- Memahami Undang-Undang Ketenagakerjaan beserta peraturan pelaksanaannya.
- Memiliki pengalaman bekerja sama dengan tim IT atau Software Development dalam implementasi sistem HRIS atau sistem absensi menjadi nilai tambah.
- Menguasai Microsoft Excel (Pivot Table, Lookup, Formula), Microsoft Word, dan Microsoft PowerPoint.
- Memiliki kemampuan analisis data, ketelitian tinggi, serta mampu bekerja dengan target dan tenggat waktu.
- Memiliki kemampuan komunikasi, koordinasi, negosiasi, dan problem solving yang baik.
- Adaptif terhadap perubahan serta mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.
Selama masa penugasan, kandidat diharapkan mampu menghasilkan:
- Sistem absensi perusahaan yang telah selesai dikembangkan, diuji, dan siap digunakan sesuai kebutuhan operasional perusahaan.
- Dokumen konsep, flow process, serta hasil User Acceptance Test (UAT) sistem absensi yang telah disetujui manajemen.
- Proses payroll tenaga kerja harian, security, dan staff berjalan tepat waktu, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.
- Laporan estimasi pembayaran gaji THL mingguan beserta settlement pembayaran yang tersusun secara rapi dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Laporan absensi security dan jadwal piket security yang sesuai dengan standar operasional perusahaan dan siap digunakan sebagai lampiran penagihan kepada klien.
- Perhitungan BPJS, lembur, dan komponen payroll lainnya dilakukan secara akurat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Tersusunnya formulir administrasi perjalanan dinas beserta SOP penggunaannya.
- Draft Peraturan Perusahaan (PP) yang lengkap, sistematis, dan sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku sehingga siap untuk diajukan kepada instansi terkait.
- SOP dan formulir administrasi HR yang terdokumentasi dengan baik serta dapat digunakan sebagai standar operasional perusahaan.
- Rekomendasi pengembangan sistem HR, absensi, dan payroll untuk mendukung efisiensi operasional perusahaan di masa mendatang.





