Job description for Google Ads Specialist at CV Inspira Kreatif Mandiri
DESKRIPSI PEKERJAAN
1. Merancang, mengeksekusi, dan mengelola kampanye iklan secara end-to-end di Google Ads (Fokus utama pada YouTube Video Action Campaigns, Display, dan Demand Gen).
2. Mengelola alokasi anggaran harian dan menerapkan strategi bidding yang tepat (seperti Target CPA, Maximize Conversions, atau Target ROAS) untuk mencapai target penjualan.
3. Mengeksekusi penargetan audiens yang presisi, termasuk In-Market, Affinity, Custom Segments, dan membangun skenario Retargeting yang efektif di seluruh funnel pemasaran.
4. Melakukan A/B testing secara ketat pada struktur kampanye, penargetan audiens, dan variasi iklan untuk menemukan formula pemenang (winning campaign).
5. Melakukan pemantauan metrik harian, melakukan scaling (eskalasi anggaran) pada kampanye yang profit, dan mematikan iklan yang underperforming secara cepat (efisiensi anggaran).
6. Memastikan seluruh tracking konversi berjalan akurat dari iklan hingga terjadinya transaksi di website.
Kualifikasi Teknis (Platform & Tracking)
1. Pengalaman 1–3 tahun sebagai Media Buyer / Advertiser, secara khusus menangani dashboard Google Ads (YouTube Ads & Display).
2. Sangat menguasai integrasi dan pengaturan tracking menggunakan Google Tag Manager (GTM) wajib dan Google Analytics (GA4) akan menjadi nilai tambah.
3. Paham cara mengatur conversion tracking dan event tracking (misal: add to cart, initiate checkout, purchase) untuk ekosistem e-commerce atau ritel yang menggunakan landing page dan website.
4. Memiliki pengalaman terbukti dalam melakukan scaling campaign dengan mempertahankan atau meningkatkan ROAS yang positif.
5. Memiliki sertifikasi Google Ads (Video/Search/Display) dari Google Skillshop menjadi nilai tambah.
Kualifikasi Analitis & Berbasis Data
1. Penguasaan Metrik Performa: Sangat fasih membaca, menganalisis, dan mengambil tindakan dari data matriks seperti ROAS, CPA, CVR (Conversion Rate), CTR, dan CPV.
2. Data-Driven & Objektif: Terbiasa mengambil keputusan optimasi berdasarkan angka dan data aktual di dashboard, bukan sekadar asumsi.
3. Memiliki pemahaman yang kuat tentang customer journey, funneling (Top/Middle/Bottom of Funnel), dan bagaimana iklan YouTube mendorong Demand Generation yang berujung pada konversi langsung.





