Job description for EXIM Staff at PT SAFELOCK MEDICAL KLATEN
Exim Staff adalah tenaga profesional yang bertugas menjalankan dan mengoordinasikan aktivitas ekspor dan impor dalam suatu perusahaan. Istilah “Exim” sendiri merupakan singkatan dari export–import, yang merujuk pada seluruh proses perpindahan barang melintasi batas negara, baik dari dalam negeri ke luar negeri (ekspor) maupun sebaliknya (impor).
Sementara itu, divisi export import merupakan unit kerja yang secara khusus dibentuk untuk mengelola keseluruhan proses perdagangan internasional tersebut. Divisi ini tidak hanya menangani aspek operasional pengiriman barang, tetapi juga memastikan bahwa setiap aktivitas ekspor-impor berjalan sesuai dengan ketentuan hukum, kebijakan perdagangan, dan standar internasional yang berlaku.
Penting untuk dipahami bahwa fungsi divisi export import berbeda dengan divisi logistik domestik. Jika logistik domestik berfokus pada distribusi barang di dalam satu wilayah negara, maka export import berhadapan dengan sistem yang lebih kompleks, termasuk perbedaan regulasi antarnegara, ketentuan kepabeanan, penggunaan dokumen perdagangan internasional, serta pengelolaan risiko lintas yurisdiksi. Oleh sebab itu, kompetensi yang dibutuhkan dalam divisi export import cenderung lebih spesifik dan teknis.
Tugas Utama Staff Exim Mengelola Dokumen:
Membuat dan memeriksa dokumen komersial seperti commercial invoice, packing list, surat jalan, serta pemberitahuan pabean seperti PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang) dan PIB (Pemberitahuan Impor Barang).
Menentukan Klasifikasi Barang: Mencari dan menetapkan HS Code (Harmonized System Code) yang tepat untuk barang ekspor atau impor.
Koordinasi Pabean dan Pengiriman: Berhubungan dengan pihak Bea Cukai, agen pelayaran, maskapai, atau forwarder untuk kelancaran custom clearance dan pengiriman. Pemantauan Kepatuhan: Memastikan seluruh proses pengiriman mematuhi regulasi perdagangan Internasional dan hukum yang berlaku.
Penanganan Klaim: Mengurus klaim dengan perusahaan asuransi atau pihak terkait jika terjadi kerusakan atau masalah pada pengiriman barang.

