Job description for Engineering Officer at PT AMERTA JIWA INDONESIA
TUJUAN
Engineering Officer bertanggung jawab melaksanakan kegiatan perawatan, perbaikan, dan instalasi fasilitas serta utilitas perusahaan agar seluruh area, mesin, dan infrastruktur operasional berada dalam kondisi layak, aman, dan siap digunakan. Posisi ini mendukung kelancaran operasional bisnis melalui pelaksanaan maintenance yang terstruktur, responsif terhadap komplain, serta patuh terhadap standar keselamatan dan kualitas perusahaan.
TANGGUNG JAWAB
A. Maintenance & Area Control
1. Menjamin seluruh fasilitas, utilitas, dan infrastruktur perusahaan berada dalam kondisi operasional yang aman, layak, dan sesuai standar perusahaan.
2. Melaksanakan program preventive dan corrective maintenance secara konsisten untuk meminimalkan risiko kerusakan dan downtime operasional.
3. Mengendalikan kondisi teknis area kerja melalui inspeksi berkala, checklist, serta evaluasi hasil pekerjaan engineering.
B. Operational Technical Support
1. Memberikan dukungan teknis terhadap seluruh unit bisnis agar aktivitas operasional berjalan efektif tanpa gangguan fasilitas.
2. Melakukan analisis awal terhadap gangguan teknis serta menentukan tindakan perbaikan yang tepat, cepat, dan efisien.
3. Memastikan setiap pekerjaan perbaikan dan instalasi memenuhi aspek fungsi, kualitas, dan keselamatan kerja.
C. Installation, Improvement & Compliance
1. Menjalankan pekerjaan instalasi, modifikasi, serta perbaikan sistem kelistrikan, jaringan, plumbing, tata udara, dan bangunan sesuai standar teknis.
2. Menjaga kepatuhan terhadap SOP, regulasi keselamatan kerja, serta kebijakan perusahaan dalam setiap aktivitas engineering.
3. Melakukan kontrol kualitas atas hasil pekerjaan sebelum diserahkan kembali kepada unit pengguna.
D. Resources & Coordination Management
1. Mengoptimalkan penggunaan tools, material, dan spare part agar efektif, aman, dan sesuai kebutuhan operasional.
2. Mengkomunikasikan kebutuhan teknis, kendala lapangan, serta rekomendasi perbaikan kepada Engineering Supervisor secara terstruktur.
3. Berkoordinasi dengan unit internal maupun vendor eksternal untuk memastikan pekerjaan engineering berjalan sesuai target dan standar perusahaan.
OTORITAS
1. Menentukan tindakan teknis awal atas gangguan fasilitas sesuai SOP tanpa menunggu persetujuan selama tidak berdampak pada biaya besar atau risiko tinggi.
2. Mengatur metode kerja lapangan agar pekerjaan engineering berjalan aman, efektif, dan sesuai standar kualitas.
3. Menghentikan sementara pekerjaan apabila ditemukan risiko keselamatan kerja atau potensi kerusakan lebih lanjut.
4. Mengajukan kebutuhan material, tools, dan spare part berdasarkan analisis kondisi lapangan.
5. Memberikan rekomendasi teknis kepada atasan terkait perbaikan, penggantian, atau peningkatan fasilitas.
