Job description for Desainer Interior Ritel Specialist at PT Albe Clarity Indonesia
Kualifikasi:
- Pendidikan minimal S1 Desain Interior / Arsitektur / Desain Produk.
- Pengalaman minimal 5 tahun di desain interior retail, F&B, atau komersial.
- Memahami proses konstruksi retail & standar toko (POP display, gondola, signage, traffic flow).
- Mahir software desain: AutoCAD, SketchUp, 3Ds Max/Blender, Photoshop, Illustrator.
- Memahami gambar kerja teknis & detail interior.
- Memahami material bangunan, finishing, dan furniture retail.
- Memahami dasar MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) menjadi nilai tambah.
- Mampu bekerja dalam deadline yang ketat & multitasking.
- Komunikasi baik dan mampu koordinasi dengan vendor serta internal team.
- Teliti, detail-oriented, dan memiliki kreativitas tinggi.
- Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.
- Pengalaman desain untuk brand fashion, F&B, kosmetik, atau Properti/komersil.
- Pengalaman layouting untuk area display merchandising.
- Memiliki portofolio proyek retail yang dapat ditunjukkan.
Job deskripsi:
1. Perencanaan & Konsep Desain
Membuat konsep desain interior sesuai brand guideline, target market, dan karakter toko.
Menyusun layout store (floor plan) yang efektif: sirkulasi pengunjung, area display, cashier, dan storage.
Menciptakan moodboard, konsep visual, dan rekomendasi material.
2. Pengembangan Gambar Teknis
Membuat gambar kerja lengkap (2D & 3D): layout, tampak, potongan, detail furniture, hingga MEP sederhana.
Menyediakan visualisasi 3D rendering untuk kebutuhan presentasi dan persetujuan manajemen.
3. Koordinasi Proyek
Berkoordinasi dengan tim internal seperti marketing, operation, dan merchandiser untuk memastikan desain sesuai kebutuhan.
Berkomunikasi dengan vendor, kontraktor, dan supplier untuk proses produksi & instalasi.
Melakukan pengecekan lapangan (site visit) untuk memastikan kesesuaian ukuran dan progress pembangunan.
4. Pengawasan Produksi & Instalasi
Memastikan pelaksanaan pembangunan dan instalasi sesuai gambar desain.
Memantau timeline proyek agar sesuai jadwal opening store.
Menyelesaikan troubleshooting atau revisi mendadak di lapangan.
5. Pengendalian Anggaran
Menghitung estimasi biaya pembangunan & material (RAB).
Menentukan material yang efisien namun tetap sesuai standar brand.
Mengontrol penggunaan budget agar sesuai batas yang ditentukan.
6. Dokumentasi & Reporting
Menyusun laporan progress proyek secara berkala.
Melakukan dokumentasi foto sebelum–selama–sesudah proyek.
Melakukan evaluasi hasil setelah store opening.
