Job description for Content Operation Staff at Vemora
Deskripsi Pekerjaan – Content Operation Staff
Tentang Posisi
Sebagai Content Operation Staff, Anda bertanggung jawab memastikan seluruh proses operasional konten berjalan lancar, mulai dari perencanaan, produksi, quality control, hingga konten dipublikasikan sesuai jadwal. Posisi ini menjadi penghubung antar tim agar target produksi dan distribusi konten tercapai.
Tanggung Jawab
* Mengelola dan memonitor alur kerja konten dari tahap ide hingga konten tayang.
* Mengatur timeline produksi dan jadwal publikasi konten.
* Melakukan follow up kepada tim Content Planner, Content Production, dan Content Posting terkait progres pekerjaan.
* Memastikan setiap konten telah memenuhi brief, standar kualitas, dan deadline sebelum dipublikasikan.
* Mengelola content calendar dan database konten agar selalu terorganisir.
* Berkoordinasi dengan tim Marketplace, Sales, dan Marketing untuk mendukung campaign promosi.
* Melakukan monitoring terhadap target produksi dan publikasi konten harian maupun mingguan.
* Menyusun laporan operasional konten serta memberikan rekomendasi perbaikan proses kerja.
* Membantu meningkatkan efisiensi workflow agar proses produksi konten berjalan lebih cepat dan terstruktur.
Kualifikasi
* Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat (D3/S1 menjadi nilai tambah).
* Memiliki kemampuan organisasi dan manajemen waktu yang baik.
* Teliti, komunikatif, dan mampu bekerja dengan banyak tugas secara bersamaan.
* Terbiasa menggunakan Google Workspace atau Microsoft Office.
* Memahami alur produksi konten media sosial menjadi nilai tambah.
* Memiliki kemampuan koordinasi dan problem solving yang baik.
* Mampu bekerja secara individu maupun dalam tim.
## Nilai Tambah
* Memahami TikTok, Instagram, Shopee, atau marketplace lainnya.
* Pernah menggunakan tools manajemen proyek seperti Trello, Notion, ClickUp, atau sejenisnya.
* Memiliki ketertarikan pada industri digital marketing, content marketing, dan e-commerce.
Target Posisi
Seluruh konten diproduksi dan dipublikasikan sesuai timeline.
Tidak ada keterlambatan workflow akibat kurangnya koordinasi.
Proses operasional konten berjalan rapi, terukur, dan terdokumentasi.
Mendukung peningkatan produktivitas tim konten melalui koordinasi yang efektif.

