Job description for Bisnis Development at PT Hegarmana Infra Indonesia
A. Pencarian dan pengembangan peluang proyek
• Mengidentifikasi proyek konstruksi, infrastruktur, bangunan komersial, gudang, perumahan, dan proyek lain yang sesuai dengan kapabilitas perusahaan. • Memantau tender pemerintah dan swasta melalui sumber informasi yang relevan.
• Melakukan riset terhadap developer, kontraktor utama, pemilik kawasan industri, perusahaan swasta, BUMN, dan instansi pemerintah.
• Mencari peluang proyek melalui pendekatan langsung sebelum atau selama proses tender terbuka.
• Menilai kesesuaian peluang berdasarkan nilai proyek, lokasi, jadwal, persyaratan kualifikasi, dan kemampuan perusahaan. B. Networking dan akuisisi klien
• Menghubungi calon klien melalui telepon, email, LinkedIn, pertemuan langsung, dan kanal profesional lainnya.
• Mengatur pertemuan dengan pengambil keputusan, tim procurement, project owner, developer, dan kontraktor utama.
• Memperkenalkan profil, pengalaman, dan kemampuan
• Mengembangkan hubungan bisnis dengan mitra potensial, subkontraktor, konsultan, dan perusahaan terkait.
• Menindaklanjuti prospek secara sistematis hingga peluang memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut. Dokumen Rekrutmen
B. Pengelolaan tender
• Memantau jadwal tender dan persyaratan prakualifikasi.
• Mengumpulkan informasi tender, dokumen awal, persyaratan administratif, dan jadwal pengadaan.
• Berkoordinasi dengan tim teknis, administrasi, dan manajemen untuk menyiapkan dokumen penawaran.
• Menyusun kalender tender dan mengingatkan tim mengenai tenggat waktu.
• Mengevaluasi peluang tender dan menyampaikan rekomendasi ikut atau tidak ikut tender kepada manajemen.
D. Database, pipeline, dan pelaporan
• Membangun dan memelihara database calon klien, kontak perusahaan, peluang proyek, dan sumber tender.
• Menggunakan spreadsheet atau CRM untuk mencatat tahapan setiap peluang. • Menyusun laporan mingguan mengenai prospek baru, pertemuan, tindak lanjut, tender aktif, dan hambatan.
• Menyusun proyeksi pipeline proyek dan merekomendasikan langkah berikutnya kepada pimpinan yang ditunjuk.
• Menjaga kerahasiaan informasi perusahaan dan mencatat seluruh peluang bisnis dalam sistem perusahaan.
E. Negosiasi dan konversi proyek
• Menggali kebutuhan calon klien dan mengidentifikasi potensi kerja sama.
• Membantu proses klarifikasi, presentasi perusahaan, dan negosiasi komersial.
• Mengawal komunikasi dengan calon klien hingga penawaran, penunjukan, dan kontrak.
• Memastikan harga, diskon, termin pembayaran, dan persyaratan komersial mendapat persetujuan pihak berwenang.
Batas tanggung jawab: BD mengoordinasikan proses bisnis dan tender, tetapi tidak mengambil alih tanggung jawab teknis engineering, perhitungan RAB, atau persetujuan harga yang menjadi kewenangan tim terkait dan manajemen.
F. Kualifikasi dan Persyaratan Kandidat Persyaratan wajib
• Pendidikan minimal D3/S1, diutamakan Manajemen, Pemasaran, Teknik Sipil, atau bidang relevan.
• Pengalaman kerja 2–5 tahun di Business Development, B2B Sales, pemasaran proyek, atau tender konstruksi.
• Memahami proses dasar pengadaan proyek dan siklus penjualan B2B.
• Mampu mencari prospek secara mandiri, melakukan riset perusahaan, dan mengidentifikasi pengambil keputusan.
• Memiliki kemampuan komunikasi, presentasi, negosiasi, dan tindak lanjut yang baik.
• Mampu menggunakan Microsoft Excel atau Google Sheets, email profesional, dan perangkat digital untuk mengelola pipeline.
• Mampu bekerja secara mandiri dalam sistem hybrid dan bersedia melakukan perjalanan dinas sesuai kebutuhan.
• Memiliki integritas, disiplin, dan kemampuan menyusun laporan secara rutin. Kualifikasi yang menjadi nilai tambah
• Pengalaman di kontraktor, developer, konstruksi industri, infrastruktur, atau pengadaan proyek. • Pernah menangani tender pemerintah melalui LPSE/SPSE atau proses pengadaan swasta.
• Berpengalaman mendekati project owner, procurement, developer, atau kontraktor utama. Dokumen Rekrutmen
• Memiliki jaringan profesional yang relevan di Jawa–Bali.
• Mampu membaca dokumen tender dan memahami istilah dasar seperti RKS, BOQ, RAB, prakualifikasi, dan dokumen penawaran.
• Memiliki bukti pencapaian target sales atau keterlibatan dalam proyek yang berhasil diperoleh. Catatan: koneksi ke BUMN atau pejabat pengadaan tidak dijadikan syarat wajib. Penilaian difokuskan pada kemampuan membangun hubungan profesional secara sah, konsisten, dan mandiri.

